POSKOTA.CO – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat telah melakukan kunjungan ke Desa O’o, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, Kamis, guna mengajak masyarakat setempat untuk bersama-sama membangun kondisi di lingkungan itu agar tetap kondusif.
Kepala Bidang Humas Polda NTB AKBP Muh Suryo S saat menghadiri pertemuan di kantor Desa O’o, Kabupaten Dompu, Kamis, menyampaikan maksud kehadirannya di tengah masyarakat untuk mempererat tali silaturahim dengan seluruh tokoh masyarakat, agama dan pemuda di wilayah tersebut.
“Kami dari kepolisian bersama dengan beberapa rekan wartawan dari Mataram hadir di tempat ini guna mendengarkan segala keluhan dan masukan yang sekiranya perlu untuk ditindaklanjuti bersama,” ujar Suryo saat membuka acara pertemuan langsung dengan seluruh perwakilan tokoh masyarakat dari Desa O’o, Kabupaten Dompu.
Selain itu, kata dia, dengan adanya kegiatan ini pihak kepolisian dapat mengetahui langsung kondisi atau pun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di Desa O’o.
“Kami ingin membangun komunikasi yang sangat dekat dengan masyarakat, agar sekiranya ada permasalahan yang tengah dihadapi, dapat diselesaikan bersama dengan jalan musyawarah,” katanya.
Pihak kepolisian bersama beberapa rekan wartawan yang hadir dari Mataram, sengaja melakukan kunjungan ke Desa O’o guna menciptakan dan membangun kembali Kamtibmas di wilayah tersebut. “Pertemuan ini sangat penting bagi kami, dan berharap masyarakat mendukung kegiatan ini agar ke depannya wilayah ini menjadi lebih kondusif,” ucap Suryo.
Desa O’o, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, pada September 2014 pernah terjadi suatu gangguan keamanan dan kenyaman penduduk di wilayah tersebut yakni tertembaknya NR (23) warga setempat. NR diketahui oleh Tim Detasemen Khusus 88/anti teror Polri, ikut dalam jaringan aksi terorisme di Dompu.
Selebihnya, pada Sabtu (20/9), NR oleh Tim Densus 88/anti teror Polri saat akan diamankan, telah melakukan perlawan menyebabkan dirinya tertembak hingga tewas di tempat.
Terkait hal itu, pihak kepolisian ingin meluruskan informasi atas kejadian yang pernah terjadi pada bulan lalu. “Hal itu sangat kami sesali dan sayangkan, karena ada warga kami yang ikut terjaring dan menjadi korbannya.
Lebih lanjut ia mengatakan, belajar dari hal itu ia ingin untuk kedepannya tidak ada lagi peristiwa atau pun ada kabar tentang masyarakatnya yang ikut terjaring dalam aksi terorisme. “Kita harus bisa lebih tanggap dan lebih aktif dalam menanggapi permasalahan yang dapat mengganggu keamanan dan kenyaman di wilayah ini,” ujarnya.
Dalam pertemuan itu, terlihat antusias masyarakat dan seluruh tokoh yang berasal dari wilayah tersebut menyampaikan segala keluhan dan permasalahan yang tengah terjadi.”Antusias masyarakat cukup tinggi, banyak permasalahan dan keluhan yang disampaikan,” kata Suryo.
Selebihnya ia menyampaikan harapan semoga untuk ke depan dengan adanya komunikasi dan interaksi langsung pihak kepolisian dengan masyarakat, Dompu menjadi lebih kondusif.







Komentar