oleh

Dua Auditor BPK Diperiksa Kejati

4bpkPOSKOTA.CO – Dua auditor Badan Pengawas Keuangan terkait penerimaan negara dari sektor bukan pajak sebesar Rp1,4 miliar atas penyetoran uang tilang Kejaksaan Negeri Bandarlampung tahun 2011—2013 diperiksa Kejati Lampung.
Kasi Penerangan Hukum Kejati Lampung Heru Widjatmiko, di Bandarlampung, Selasa, mengatakan kedua auditor BPK yang diperiksa tersangka Rika Aprilia, mantan Bendahara dan Ahmad Gozali.
MEMANIPULASI
Pemeriksaan keduanya diduga terjadi penyimpangan dana penerimaan negara dari sektor bukan pajak sebesar Rp1,4 miliar dari penyetoran uang bukti pelanggaran (tilang) Kejari Bandarlampung tahun 2011—2013.
Dari pemeriksaan diketahui bahwa selain memalsukan Surat Bukti Penyetoran (SBP), tersangka juga telah memanipulasi bukti setor internal yang dilaporkan ke Kejari Bandarlampung.
Dari hasil pemeriksaan kedua auditor diketahui tidak ditemukan Nota Bukti Penyetoran Negara (NBPN) yang merupakan surat lanjutan dari SBP, katanya lagi.
TIDAK TERCATAT
Ia menyatakan bahwa NBPN itu tidak tercatat dalam penerimaan negara, sehingga dalam audit nampak hasil yang berbeda dan auditor berkesimpulan adanya dugaan penyelewengan dana setoran dari sektor nonpajak khususnya penyetoran dana tilang.
Tentang dugaan keterlibatan Bank Bukopin, Heru menyatakan belum mengetahui sejauh mana keterlibatan pihak bank ini.
“Semua ini masih pendalaman, kita lihat saja perkembangannya nanti,” kata dia pula.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *