oleh

Hari ini Tarif Baru Kapal Penyeberangan di 20 Lintasan

POSKOTA.CO –  Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) melakukan penyesuaian tarif penyeberangan Antar Provinsi di 20 lintasan penyeberangan mulai hari ini,  Jumat (1/5/2020) pukul 00.00.

Penerapan tarif baru  sesuai  Keputusan Menteri Perhubungan No 92 Tahun 2020 tentang Tarif Penyelenggaraan Angkutan Penyeberangan Kelas Ekonomi Lintas Antarprovinsi.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi mengatakan, penyesuaian tarif penyeberangan kelas ekonomi antarprovinsi ini telah melalui proses yang panjang dan melibatkan berbagai stakeholder terkait.

Penyesuaian tarif ini diawali oleh tingginya permintaan pemakai jasa dan stakeholder terhadap peningkatan  kapasitas serta modernisasi sarana dan prasarana pelabuhan dan penyeberangan ASDP.

“Dalam dua tahun belakangan ini, kami terus melakukan peningkatan kapasitas dan modernisasi baik di kapal maupun pelabuhan, mulai dari dermaga, perluasan areal parkir, serta peningkatan fasilitas penjualan tiket dan akomodasi penumpang lainnya demi terwujudnya pelayanan prima kepada pengguna jasa,” ujar Ira.

Menurutnya, penerapan tarif baru ini dilakukan karena sudah tiga tahun terakhir tidak dilakukan penyesuaian tarif.

Dengan  berlakunya tarif baru, ASDP juga akan terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada pengguna jasa serta memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Beaaran penyesuaian tarif pada 20 lintasan telah melalui pembahasan yang juga melibatkan regulator, operator, YLKI, dan asosiasi terkait serta dikoordinasikan dengan Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi.

Rata-rata kenaikan tarif di 20 lintasan penyeberangan antarprovinsi sebesar 10 persen dimana terdapat variasi untuk penumpang dan barang, diantaranya Merak – Bakauheni, untuk penumpang pejalan kaki dewasa dari Rp 15.000 naik 9,11 persen menjadi Rp 19.500, untuk kendaraan penumpang golongan IVA dari Rp 374.000 menjadi Rp 419.000.

Lalu lintasan Ketapang – Gilimanuk, untuk penumpang pejalan kaki dewasa dari Rp 6.500 naik 12,72 persen menjadi Rp 8.500, dan untuk kendaraan penumpang golongan IVA dari Rp 159.000 menjadi Rp 182.500. Selanjutnya, lintasan Padangbai-Lembar, untuk penumpang pejalan kaki dewasa dari Rp 46.000 naik 12,59 persen menjadi Rp 57.000 dan untuk kendaraan penumpang golongan IVA dari Rp 917.000 menjadi Rp 1.023.000.

“Dan untuk lintasan Sape-Labuan Bajo di NTT, untuk penumpang pejalan kaki dewasa dari Rp 60.000 naik 13,49 persen menjadi Rp 83.000, dan untuk kendaraan penumpang golongan IVA dari Rp 1.375.000 menjadi Rp 1.536.000. Karena sesuai arahan Kemenko Maritim dan Investasi bahwa kenaikan tidak melebihi 15 persen,” kata Ira menandaskan.

Berikut 20 lintasan yang mengalami penyesuaian tarif :

  • Merak – Bakauheni
  • Ketapang – Gilimanuk
  • Lembar – Padangbai
  • Bajoe – Kolaka
  • Tanjung Kelian – Tanjung Api-api
  • Balikpapan – Taipa
  • Balikpapan – Mamuju
  • Bitung – Ternate
  • Bira – Sikeli
  • Sape – Waikelo
  • Sape – Labuan Bajo
  • Pagimana – Gorontalo
  • Siwa – Lasusua
  • Bitung – Tobelo
  • Surabaya – Lembar
  • Batam – Kuala Tungkal
  • Batam – Mengkapan
  • Karimun – Mengkapan
  • Sape – Waingapu
  • Mengkapan – Tanjung Pinang. (d)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *