SUMEDANG-Padepokan Kembar Putra Sumedang, Jawa Barat, mendesak Tim Penilai Lomba Pentas Seni Ketangkasan Domba Garut, segera menyampaikan klarifikasi atau penjelasan resmi secara terbuka terkait dasar serta mekanisme penilaian yang diterapkan dalam ajang tersebut, yang sudah berlangsung di Pamidangan BBS Lembang, Bandung, selama dua hari (10-11/10/2026).
Hal itu diungkapkan salah seorang pengurus Padepokan Kembar Putra Sumedang, Ajay melalui sambungan WhatsApp (WA) kepada POSKOTAONLINE.COM, Senin (12/10/2026).
“Sebelum kontes dimulai kami sudah mencoba menanyakan terkait sistem dan mekanisme penilaian kepada panitia, namun hasilnya tidak memperoleh keterangan yang jelas,”singgung Ajay.
Menurutnya, sehubungan ketidakjelasan itu, pihaknya meminta agar panitia khususnya tim penilai segera memberikan klarifikasi resmi secara terbuka.
“Kami ingin klarifikasi ini secepatnya ditindaklanjuti supaya tidak berkembang menimbulkan kesalahpahaman di kalangan peserta lomba maupun masyarakat pecinta seni ketangkasan Domba Garut,”ucap Ajay.
Padepokan Kembar Putra sendiri sebutnya, menyampaikan sekitar 5 poin pertanyaan yang meminta dijawab oleh pihak panitia lomba.
“Kami menyampaikan ada lima hal yang ditanyakan kepada panitia untuk dijawab,”singgungnya.
Pada kesempatan yang sama, H Iik Nurhikmat, S.IP., yang notabene merupakan Owner Padepokan Kembar Putra Sumedang, mengungkapkan harapan agar penyelenggara maupun perangkat pertandingan segera menyampaikan klarifikasi atau penjelasan dari kelima poin yang disampaikan pihaknya.
“Bukan hanya soal menang atau kalah, tapi hal ini menyangkut pentingnya transparansi, objektivitas dan konsistensi penilaian dalam menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas,”tegas Iik.
Demi menjaga marwah seni ketangkasan Domba Garut sambung Iik, klarifikasi terbuka dan penuh tanggungjawab menjadi langkah penting yang harus ditempuh panitia penyelenggara.
“Kami menunggu penjelasan resmi dari panitia kontes seni ketangkasan Domba Garut yang telah digelar di Pamidangan BBS Lembang,”ujarnya mengingatkan.
Padepokan Kembar Putra Sumedang lanjut Iik, sudah menyampaikan sejumlah pertanyaan mendasar yang dinilai perlu mendapatkan jawaban yang jelas dari pihak perangkat pertandingan atau penyelenggara lomba, khususnya terkait penilaian terhadap domba bernama Kuda Api dan Shincan.(Cep/fs).







Komentar