oleh

Washliyah Keluarkan Maklumat: Kerusuhan Tidak Terjadi jika Pemerintah dan DPR Peka

POSKOTA.CO – Pengurus Besar Aljam`iyatul Washliyah (PB Al Washliyah, yang berkedudukan di Jakarta, Jumat 9 Oktober 2020/21 Safar 1442 H, mengeluarkan maklumat ditandatangani oleh Ketua Umum PB Al Washiyah, H.Yusnar Yusuf dan Sekjen, H.Masyhuril Khamis.

Mencermati dan memperhatikan kondisi bangsa saat ini setelah disahkannya Omnibus Law RUU Cipta Kerja menjadi UU Cipta Kerja oleh DPR, pada Senin, 5 Oktober 2020 yang kemudian menimbulkan persoalan berbangsa dan bernegara, serta menimbulkan keresahan di masyarakat, maka dengan ini Pengurus Besar Aljam`iyatul Washliyah menyampaikan maklumat sebagai berikut:

1. Meminta kepada pemerintah pusat untuk lebih tanggap dan responsif terhadap aspirasi dan masukan dari rakyat dalam membuat dan menentukan keputusan, hal ini sangat penting karena untuk menjaga stabilitas berbangsa dan bernegara.

2. Kerusuhan yang terjadi beberapa hari belakangan ini seharusnya tidak terjadi bila saja pemerintah dan DPR lebih peka dan merespon dengan baik sikap dari berbagai elemen masyarakat termasuk Ormas Islam yang telah menyatakan penolakannya terhadap Omnibus Law.

3. Mengimbau kepada masyarakat untuk menahan diri dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak mana pun dalam menyampaikan aspirasi di muka umum, sehingga tidak terjadi kerusuhan yang akhirnya menimbulkan keresahan dan efek negatif lainnya.

4. Dalam kondisi pandemi saat ini seharusnya pemerintah lebih fokus dalam menanggulangi wabah Covid-19, sehingga korban dari wabah tersebut bisa terus ditekan dan kami mengimbau pemerintah untuk tidak mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang sekiranya dapat menuai protes dari masyarakat luas.

5. Terkhusus untuk jamaah/anggota Al Washliyah untuk lebih waspada terhadap berita atau informasi yang provokatif, semakin arif membaca situasi saat ini sembari memohon kepada Allah SWT agar memberikan taufiq dan hidayah-Nya kepada kita rakyat Indonesia. (***/sir)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *