oleh

Kunjungi Pengungsi, Menko PMK Minta Penanganan Perempuan dan Anak Diutamakan

POSKOTA.CO – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengunjungi wilayah tedampak bencana gempa bumi Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) untuk mengecek penanganan dampak bencana gempa, penanganan pengungsi di posko pengungsian, mengecek pelayanan kesehatan untuk pengungsi, dan menyalurkan bantuan pemerintah pusat, Kamis (28/1).

Dalam pengecekannya di lapangan, Menko PMK menyebut, penanganan bencana gempa di Kabupaten Mamuju dan Majene yang telah dilakukan oleh petugas lapangan sudah berjalan dengan baik.

“Secara umum kesan saya penanganan bencana gempa di Majene dan Mamuju sudah sangat baik, dan penanganan di tingkat pengungsi saya kira sudah sangat bagus,” ujar Menko PMK usai mengecek posko pengungsian warga terdampak gempa di Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Majene.

Menko PMK mengapresiasi penanganan pengungsi yang memerhatikan dengan baik kebutuhan perempuan dan anak. Seperti posko pengungsian di Kabupaten Majene, terdapat perlakuan khusus untuk pengungsi perempuan, seperti ruangan khusus untuk ibu menyusui. Ada pula ruang khusus untuk perempuan lansia.

Menko Muhadjir menjelaskan, di suasana bencana seperti ini, perhatian dan jaminan perlindungan untuk perempuan dan anak sangat penting untuk dilakukan.

“Kita ingin membangun paradigma baru dalam penanganan bencana yaitu perempuan san anak harus diutamakan,” tuturnya.

Menurut Muhadjir, perempuan dan anak adalah pihak yang sangat rentan terhadap berbagai macam akibat dari gempa. Karena itu, berbagai kebutuhan perempuan dan anak, seperti kebutuhan sanitasi, kebutuhan sandang, kebutuhan makanan yang bergizi harus dipenuhi dengan baik.

“Kita tahu bahwa untuk perempuan itu mulai dari hamil, melahirkan, kemudian menyusui, kemudian tiap bulan juga ada masalah menstruasi. Itu harus semua tercover seluruh kebutuhannya. Gak boleh terabaikan,” jelas Muhadjir.

“Kemudian berkaitan dengan anak tentu saja (di posko pengungsian) kemudian mudah terjangkit penyakit, asupan gizinya juga harus baik selama masa pengungsian,” tambahnya.

Menko PMK pun berterima kasih kepada seluruh pihak seperti BNPB, TNI dan Polri yang melakukan penanganan dengan baik pada masa tanggap bencana gempa bumi Provinsi Sulbar.

“Terima kasih juga kepada Forkompimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah), masyarakat, termasuk BPMBPD (Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa) yang telah bekerja sama bahu membahu menangani gempa ini,” tutup Menko PMK Muhadjir Effendy. (miv)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *