JAKARTA – Deputi Bidang Koordinasi Revolusi Mental, Pemajuan Kebudayaan, dan Prestasi Olahraga Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Warsito, menegaskan komitmen pemerintah dalam memajukan olahraga nasional. Komitmen ini diwujudkan melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 86 Tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).
Dalam kegiatan Deputy Meet The Press yang digelar di Media Center Kantor Kemenko PMK, Warsito menjelaskan bahwa DBON menjadi pedoman utama bagi pemerintah dalam mengembangkan sektor olahraga nasional. “Inilah arah bagaimana pemerintah berkomitmen memajukan olahraga nasional dengan empat pilar utama, yaitu olahraga pendidikan, olahraga masyarakat, olahraga prestasi, dan olahraga industri,” ujar Warsito, Rabu (14/8).
Keempat pilar yang tercantum dalam DBON tersebut menjadi acuan penting dalam upaya membentuk masyarakat Indonesia yang bugar dan mencetak atlet berprestasi menuju Indonesia Emas 2045. Warsito juga menyampaikan bahwa pemerintah mendukung pengembangan olahraga dari hulu ke hilir. “Pemerintah memulai dengan pembinaan olahraga prestasi sejak dini, dengan menggali potensi bibit-bibit atlet muda melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemendikbud Ristek,” tandasnya.
Warsito menjelaskan, talenta muda yang memiliki potensi besar akan mendapatkan pendidikan dan pelatihan yang intensif. “Ini benar-benar mendapatkan pendidikan dan pelatihan ketika talenta keolahragaan muncul. Nanti kita koordinasikan dengan Puspresnas di Kemdikbudristek untuk menggali potensi talenta muda yang nanti ini linear dalam kancah global,” ungkapnya.
Warsito menerangkan bahwa talenta muda yang telah terlihat akan terus dibina hingga mencapai prestasi terbaik, baik di tingkat nasional maupun global. Pemerintah juga akan memberikan afirmasi beasiswa kepada siswa menengah dan perguruan tinggi yang berpotensi untuk mendorong mereka melanjutkan studi sambil terus berprestasi di bidang olahraga. Selain itu, pemerintah juga berencana mendirikan perguruan tinggi khusus atlet agar mereka tidak tertinggal dalam pendidikan.
DBON juga akan diimplementasikan di daerah melalui Desain Besar Olahraga Daerah (DBOD) hingga tingkat kabupaten/kota. Pengawalan talenta muda ini akan dilakukan secara penuh oleh pemerintah, mulai dari pusat hingga daerah.
Dalam kesempatan yang sama, Deputi Warsito juga mengomentari capaian Tim Indonesia di Olimpiade Paris 2024. Menurutnya, prestasi Indonesia yang meraih peringkat ke-39 dengan 2 medali emas dan 1 medali perunggu merupakan pencapaian yang sangat baik. “Kita nomor 2 di bawah Filipina untuk negara ASEAN. Dan ini suatu yang sangat penting. Tentu kita tidak terlena dan terus mendorong memotivasi atlet kita untuk meningkatkan prestasinya,” ujar Warsito.
Pemerintah tetap berkomitmen untuk terus mengawal dan mendukung para atlet agar dapat meraih prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang, baik di kancah nasional maupun internasional. (din/jo)







Komentar