oleh

Kementerian PUPR Siapkan Infrstruktur Dasar Kawasan Industri Terpadu Batang

POSKOTA.CO-Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tengah mempersiapkan infrastruktur dasar untuk pembukaan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) di  Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah. Dengan tersedianya infrastruktur dasar tersebut diharapkan para investor yang akan membuka industrinya di kawasan tersebut akan semakin tertartik untuk datang.

“Saat ini kami tengah menyaipkan pasokan air bersih dengan kapasitas 258 liter per detik yang ditagetkan selesai Juli 2022. Dengan demikian pembangunan pabrik sudah bisa dilakukan pada awal tahun 2022 karena biasanya waktu yang dibutuhkan hingga siap beroperasi sekitar enam bulan,” kata Kabid Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air, Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana, Ditjen Sumber Daya Air, Tesar Hidayat Musowir saat kegiatan Presstour Forwapu, bersama Birkom Kementerian PUPR di Batang, Jawa Tengah, Selasa (28/09/2021).

Menurut Tesar, pembangunan infrastruktur penting untuk mendorong pertumbuham ekonomi di suatu wilayah. Karenanya diharapkan semua pihak bisa ikut membantu kelancaran pembangunan kawasan industri baru tersebut.

Untuk ketersediaan air baku KITB akan memanfaatkan  pasokan air dari Sungai Urang yang ditampung oleh  bendung yang selanjutnya dialirkan  ke dua reservoir dimana sebagian langsung dilakukan pengolahan. Untuk penyediaan air baku ini dialokasikan anggaran sekitar Rp 245,9 miliar. Sampai saat ini progres proyeknya sudah sekitar 27%. termasuk reservoir, pengolahan serta jaringan ke pabrik.

Dalam pelaksanaan pembangunan penyedian air baku tersebut; diakui Tesar, terdapat beberapa tantangan, seperti pembebasan lahan serta izin lingkungan. Demikian juga persoalan aset yang bersinggungan dengan PT KAI, sehingga perlu dukungan berbagai pihak. “Karena itu dibutuhkan Perpres tentang KIT Batang secepatnya agar semua bisa berjalan lebih lancar.

Sementara itu dalam penyediaan Rusun di KIT Batang, Ronal Setiyadi, PPK KKI Batang menargetkan pembangunan rusun pekerja tuntas tahun depan. Hingga akhir tahun ini ditargetkan dapat diselesaikan 60% dan sisanya tuntas awal tahun 2022.

Pembangunan rusun Pekerja KIT Batang sendiri dibagi dalam tiga paket pekerjaan. Paket I sebanyak 4 Tower lima lantai dengan kapasitas 88 barak. Paket II sebanyak 3 tower lima lantai dengan 66 barak. Sedangkan paket III, sebanyak 3 tower dengan lantai 5, kapasitas 66 barak.

Setelah pembangunannya selesai rusun diserahkan ke pengelola KIT Batang yang selanjutnya perusahaan atau pabrik bisa berkoordinasi dalam penempatan karyawannya di barak tersebut.

Sementara itu akses tol menuju KIT Batang tersebut sudah siap dioperasikan. Dirut PT Jasamarga Semarang Batang, Prajudi mengatakan, akses jalan tol menuju KIT Batang sebenarnya sudah siap beroperasi. Namun sampai saat ini masih ada kendala berupa belum masuknya aliran listrik dari PLN.

Akes jalan tol sepanjang 3,1 Km menuju KIT Batang sudah rampung tinggal pengoperasian. Jalan tol akses KIT Batang ini didesain untuk kecepatan 40 km per jam. Kepemilikan PT Jasamarga Semarang Batang, mayoritas dimiliki PT Jasa Marga setara 43,77%. Selain itu ada kepemilikan PT Sarana Multi Infrastruktur, SAM RDPT Jalan Tol, serta PT Lintas Marga Jawa. (*/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *