BOGOR – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi membuka simulasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SD 2026.
Fasilitas ini dirancang sebagai sarana latihan sekaligus pembiasaan sebelum ujian resmi digelar pada 20–30 April 2026.
Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP), Toni Toharudin, menjelaskan bahwa simulasi dibuat menyerupai pelaksanaan ujian sebenarnya. Tujuannya agar siswa lebih siap secara mental, akademik, maupun teknis saat menghadapi TKA.
“Simulasi ini menjadi sarana pengenalan sistem, bentuk soal, hingga alur pengerjaan sehingga peserta tidak kaget saat ujian berlangsung,” ujarnya Senin (2/3/2026).
Akses simulasi dibuka melalui laman pusmendik.kemdikbud.go.id pada menu “Simulasi TKA”.
Sebelum mengerjakan soal, peserta wajib mengisi data diri seperti nama, tanggal lahir, serta kode token yang diperoleh saat pendaftaran.
TKA 2026 sendiri akan dilaksanakan bertahap. Untuk jenjang SMP, ujian digelar lebih dulu pada 6–16 April 2026, sedangkan jenjang SD menyusul pada 20–30 April 2026. Mata pelajaran yang diujikan hanya mencakup Bahasa Indonesia dan Matematika.
Dengan dibukanya simulasi ini, pemerintah berharap siswa memiliki kesiapan lebih matang dan dapat meminimalkan kendala saat pelaksanaan TKA resmi.
“Simulasi TKA yang diberikan pemerintah ini, merupakan latihan soal yang bisa menjadi tolak ukur TKA sesungguhnya yang diselenggarakan April mendatang, termasuk jenjang SD,” ujarnya.
Ia mengatakan, fasiltas ini menjadikan anak-anak lebih dulu mengenal sistem pengerjaan soal, bentuk dan juga alur pelaksanaannya nanti.
“TKA bakal diselenggarakan pada 20-30 April 2026 mendatang, untuk jenjang SD.
Sementara jenjang SMP, TKA bakal diselenggarakan lebih dulu, yaitu pada 6-16 April 2026,” jelasnya sambil menambahkan, mata pelajaran yang diujikan dalam TKA jenjang SD maupun SMP hanya Bahasa Indonesia dan Matematika. (yopy/fs)







Komentar