oleh

Warga Keluhkan Kesemrawutan Kabel di Jalan Raya Sawangan  Depan DTC

POSKOTA.CO – Keberadaan kabel optik telepon yang semrawut di sepanjang Jalan Raya Sawangan terlebih di depan pusat perbelanjaan Depok Town City (DTC) dikeluhkan sertandikhawatirkan pemakainkendaran atau warga sekitar.

“Seharusnya ada upaya dari Pemkot Depok untuk merapikan dan menata ulang keberadaan jaringan kabel optik telepon yang banyak tidak terawat atau terurus hingga ada yang mengelawer ke badan jalan serta semakin membuat semrawut sepanjang Jalan Raya Sawangan,” keluh Ny. Fathardani, warga Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Pancoran Mas, Senin (21/8).

Hampir semua kabel jaringan optik telekom yang terpasang di tiang pinggir jalan semrawut dan tidak terawat atau ditata dengan baik agar tidak mengelawer di badan jalan yang membahayakan pemakai kendaraan atau sepesa motor maupun warga yang melintas.

Seharusnya penanggung jawab jaringan khususnya telekomunikasi yang memakai pihak ke tiga menata ulang hamparan jaringan kabel yang membahayakan warga atau pemakai kendaraan di ruas jalan tersebut, tuturnya apalagi kabel jaringan itu membahayakan mereka yang ingin berbelanja atau istirahat di pinggir jalan.

Hal senada dikatakan Hermen, warga Cipayung, jaringan kabel optik telekomunikasi sangat membahayakan pengendara sepeda motor dan lainnya karena semrawut dan banyak yang putus hingga ke badan jalan.

“Saya berharap sih ada upaya penataan dan penertiban kabel yang semrawut di sepanjang Jalan Raya Sawangan,” ujarnya antisipasi kejadian di beberapa tempat yang menimbulkan korban jiwa hingga cacat seumur hidup.

Dari data yang diperoleh pihak Pemkot Depok melalui Wali Kota Depok Mohammad Idris maupun jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Depok dan PLN Depok, tengah melakukan penataan di sepanjang Jalan Raya Margonda terkait utilasi jaringan atas ke jaringan bawah tanah.

“Kami tengah melakukan penataan jaringan kabel PLN maupun Telekomunikasi di sepanjang Jalan Raya Margonda sebagai salah satu upaya penataan jalan utama agar bersih, indah dan bebas kabel jaringan atas,” tuturnya yang sudah dilakukan sejak beberapa tahun lalu. (anton/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *