oleh

Warga Depok Kebingugan, Empat Jam Mati Listrik

DEPOK – Hampir empat jam aliran listrik di sejumlah wilayah Kota Depok tidak ada aliran listrik, karena ada gangguan teknis pada Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Jawa 1 yang berdampak pada kemampuan pasok sistem kelistrikan.

“Hampir empat jam aliran listrik mati dan tidak pemberitahuan sebelumnya, ” kata Ny. Dewi, warga Rawa Denok, Kelurahan Rangkapan Jaya Lama, Pancoran Mas, Selasa (9/6/2026).

Kurun waktu sebulan ini dua kali padam di wilayah ini tapi yang terlama hari ini sudah empat jam atau pukul 14.00-18.00 belum menyala akibatnya makanan di dalam kulkas jadi basi dan dibuang.

Menurut Dewi, pemberitahuan akan adanya pemadaman listril seharusnya jauh hari sehingga dapat siap kami menjaga makanan tersebut. “Belum lagi ada barang elektronik lain yang mudah rusak karena aliran listrik byar pet seperti ini,” katanya.

Sementara itu, Manajer PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Depok Gebyar Pandito mengakui ada pemadaman listrik akibat gangguan teknis pada Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Jawa 1 yang berdampak pada kemampuan pasok sistem kelistrikan.

Akibat gangguan tersebut, PLN menerapkan manajemen beban secara terbatas untuk menjaga keandalan pasokan listrik kepada pelanggan di wilayah terdampak sehingga PLN harus mengambil langkah operasional untuk menjaga stabilitas sistem kelistrikan.

“Sehubungan dengan adanya gangguan teknis pada PLTGU Jawa 1 yang mengakibatkan penurunan kemampuan pasok pembangkit ke sistem kelistrikan, PT PLN UP3 Depok saat ini melakukan berbagai langkah untuk tetap menjaga keandalan pasokan listrik kepada pelanggan,” kata Gebyar Pandito, dikutip media ini, Selasa (9/6/2026).

Sebagai bagian dari upaya tersebut, PLN melakukan penghentian sementara aliran listrik di sebagian wilayah layanan dengan durasi yang disesuaikan dengan kondisi sistem.

“PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Informasi lebih lanjut terkait perkembangan penanganan dan pemulihan sistem akan disampaikan secara berkala melalui unit layanan setempat dan kanal resmi PLN,” ujar Gebyar. (*/anton)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *