oleh

Warga Asal Daerah Terjaring Razia Masker di Jalan Karang Anyar, 21 Pelanggar kena Sanksi

POSKOTA.CO – Sebanyak 21 pelanggar yang berkeliaran di kawasan, Jalan Karang Anyar, Sawah Besar terjaring Pegawai Penyidik Negeri Sipil (PPNS) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Sawah Besar, saat menggelar Operasi Tertib Masker (Opstibmask) Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi jilid ll ini berhasil menindak 21 pelanggar dengan sanksi hukuman kerja sosial.

“Waduh, ada razia masker. Maaf pak Satpol PP, saya lupa pakai masker karena ketinggalan dirumaht,” ucap salah satu pelanggar dari luar daerah DKI saat terjaring petugas di lokasi, Kamis (10/12/2020).

Sementara itu, Pengendali Satpol PP Kecamatan Sawah Besar, Jani didampingi Rofik saat dihubungi POSKOTA.CO membenarkan, razia masker yang di gelar secara rutin ini menjaring 21 pelanggar PSBB Transisi jilid ll bagi para pelanggar yang tidak mematahui Prokol Kesehatan (Prokes) di kawasan Karang Anyar Raya, Sawah Besar.

“Kebanyakan yang terjaring itu berasal dari warga luar daerah DKI Jakarta diantaranya, warga Sariak Laweh Akabilutu Limapuluh Kota. Lalu, warga Tanah Baru Pakis Jaya Karawang, Tanjung Jaya Tasikmalaya, Lebak Wangi Kuningan, Pusir Raos Hilir Palembang, Sukamandi Jaya Subang. Selain itu, ada juga warga DKI seperti warga Taman Sari Jakarta Barat, Cipinang Besar Jakarta timur, Krendang Timur Tambora Jakarta Barat, Cikarang, Pademangan Barat Jakarta Utara dan warga Cipinang Melayu Jakarta Timur,” ungkapnya.

Seluruh pelanggar kata Jani langsung dikenakan sanksi hukuman kerja sosial ditempat membersihkan sampah di pedestrian selama 60 menit dengan mengenakan rompi pelanggar PSBB.

Lanjut ia menambahkan, penegakan dan pengawasan masa PSBB Transisi jilid ll sesuai dengan Peraturan Gubermur (Pergub) nomor: 101 tahun 2020 yang di mulai pada pukul 08.00 hingga pukul 11.00 wib

“Total nya ada 21 pelanggar yang diaanksi ditempat. Sedangkan, denda administrasi nihil karena lagi pada tongpes. Selain itu, para pelanggar juga seringkali berasalan lupa dan ketinggalan di rumah maskernya,” terang Jani sambil ngelus dada. (van)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *