POSKOTA.CO – Kelompok Urban Farming Kemala dan pengurus RW 06 Cempaka Putih Barat (CPB), Cempaka Putih, Jakarta Pusat (Jakpus) memanfaatkan lahan terbengkalai seluas 1.300 meter terletak di Jalan Murday I RT 005/06, CPB, atau dikenal dengan lapangan seng.
Sekedar diketahui, pengurus RW 06 bersama warga masyarakat bergotong royong memanfaatkan lahan tersebut atas seizin pemilik lahan. Kini di lahan tersebut disentuh dengan penataan budidaya tanaman sayuran, buah-buahan dan budidaya ikan lele. Penataan dilahan terbengkalai ini juga dikerjakan bergotong-royong secara mandiri atau urunan warga dari kelompok Urban Farming Kemala RW 06 CPB seperti pupuk, bibit termasuk penyiraman air untuk tanaman ini dari rumah warga.
Ketua RW 06 CPB Ratna Kemala membenarkan, sebelumnya memang lahan terbengkalai milik warga ini banyak kandang unggas seperti burung dara dan ayam pada bulan April 2023 dilakukan penertiban oleh pak Camat Cempaka Putih dan pak Lurah,” ungkap Ratna Kemala kepada Wartawan di lokasi, Senin (18/9/2023) sore.
Setelah ditertibkan, kata Ratna pengurus RW 06 bersama warga Lapangan Seng bersama-sama menyentuh di lahan tersebut dengan budidaya tanaman urban farming atas seizin pemilik lahan. Kemudian dari Sudin KPKP membantu rak urban farming setelah kelompok Urban Farming Kemala RW 06 mengikuti pelatihan.
“Sempat juga panen di lahan ini seperti, kangkung, timun, terong, pokcay dan buah Melon,” ucap Ratna. Namun demikian, tambah Ratna beberapa bulan kemudian pada bulan Oktober 2022 tanaman di lahan ini tidak panen karena kekeringan yang diduga kuat karena perbuatan tangan-tangan jahil. Sempat down karena pengelolaan di lahan ini urunan dari warga dan kelompok Urban farming Kemala,” tambah Ratna mengatakan, kelompok Urban farming Kemala juga sudah mengajukan proposal ke Bank BRI untuk bantuan dana hibah, namun baru sebatas peninjauan ke lokasi karena BRI tidak bisa mengeluarkan anggaran hibah dikarenakan lahan swasta (pemanfaatan lahan).
Sementara itu, penggiat lingkungan urban farming Kemala yaitu Fauzi, Abdurrahman dan Sumanto juga bersama-sama melakukan budidaya Ikan lele yang disebar di enam titik.
“Di lahan ini juga kami membangun balai warga untuk kegiatan posyandu balita, lansia dan juga PAUD atau untuk pertemuan lainnya,” ujarnya berharap moga-moga ada CSR yang peduli dengan penataan lingkungan karena merupakan program pemerintah yaitu Proklim. (van/fs)







Komentar