oleh

RS Polri Siapkan 11 Tim Dokter Identifikasi Jenazah Korban Kebakaran Gedung Terra Drone

JAKARTA – Sebanyak 11 tim dokter disiapkan pihak RS Polri Kramat Jati untuk identifikasi jenazah korban kebakaran Gedung Terra Drone di Kemayoran, Jakarta Pusat yang menewaskan 22 orang.

Hal itu dikatakan Kepala RS Polri Brigjen Pol. Prima Heru Yulihartono di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (9/12/2025). “Ada 11 tim dokter yang disiagakan,” ujar Brigjen Heru, dalam keterangan yang didapat media ini.

Pihak RS Polri Kramat Jati sudah siapkan seluruh sumber daya manusia untuk menangani mayat korban kebakaran gedung tersebut. Tim dimaksud di antaranya, tim antemortem (sebelum kematian), tim postmortem (sesudah kematian), dan tim DNA (asam deoksiribonukleat).

Pihak RS Polri Kramat Jati juga telah koordinasi dengan Universitas Indonesia (UI) dan Inafis. Sebab, mekanisme identifikasi tidak bisa dilakukan sembarangan.

Pemeriksaan baru bisa dilakukan setelah ada permintaan resmi dari penyidik yang menangani kasus kebakaran tersebut. Pihak RS Polri Kramat Jati, dikatakan Brigjen Heru, belum melakukan pemeriksaan terhadap puluhan jenazah itu, karena belum ada permintaan dari penyidik.

Tanpa pemeriksaan, pihak RS Polri belum bisa memastikan kondisi puluhan kantong jenazah yang sudah berada di RS Polri. Apakah kantong jenazah itu berisi tubuh utuh maupun bagian tubuh.

Identitas dasar seperti jenis kelamin, namun semua belum dilakukan karena harus ada surat dari penyidik dulu. Pihak RS Polri Kramat Jati terus berkoordinasi dengan Biddokkes Polda Metro Jaya untuk memastikan jumlah pasti kantong jenazah yang akan diterima.

Dikatakan Brigjen Heru, pihaknya belum bisa nemastikan apakah ada tambahan jenazah, pihak RS Polri belum tahu. Namun dipastikan, begitu surat permintaan dari penyidik diterbitkan, proses identifikasi dan autopsi akan segera dilakukan. (*/omi)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *