oleh

Ribuan Warga DTKS Kota Bekasi Belum Terima Bansos Kemensos

POSKOTA.CO – Ribuan warga Data Terpadu Kesejahteraan Sosial [DTKS) Kota Bekasi, belum menerima  bantuan sosial Kementerian Sosial [Kemensos].  Sementara distribusi bantuan uang tunai dampak Covid-19 berjalan lancar setiap bulan. Padahal bantuan  sama-sama berasal dari pemerintah pusat c/q Kementerian Sosial.

Dari sekian banyak yang belum menerima bansos di Kota Bekasi, termasuk di antaranya 9 warga RW 032 Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, “Kami belum dapat bantuan apa-apa. Yang lain dapat bantuan uang tunai, kami tidak, kenapa?” kata Ny.Siswoyo, warga RT 01 RW 032 Bojong Rawalumbu, sambil menunjukkan stiker DTKS di pintu rumahnya.

Warga DTKS menurut dia juga merasakan dampak Covid-19. Mereka merasa kurang mendapat perhatian atau terlupakan pemerintah.

Merespon keluhan tersebut, pengurus RW menelusuri usulan warga DTKS RW 032 Bojong Rawalumbu ke tingkat kelurahan hingga ke tingkat kota. Data dari tingkat Kelurahan Rawalumbu, sebanyak 9 nama warga RW 032 telah diusulkan untuk mendapat bantuan ke tingkat Dinas Sosial, namun info didapat bahwa bantuan untuk DTKS belum turun hingga akhir Februari 2021.

Menindaklanjuti itu, Pengurus RW 032 Bojong Rawalumbu Kota Bekasi melayangkan surat kepada Kepala Dinas Sosial Kota Bekasi, Ahmad Yani, tertanggal 22 Februari 2021, perihal mempertanyakan realisasi bantuan sosial kepada warga DTKS sebagaimana daftar nama usulan berjenjang ke Dinas Sosial.

Keterangan diperoleh, nama warga DTKS RW 032 Bojong Rawalumbu sebanyak 9 orang sudah masuk dalam daftar usulan ke Kementerian Sosial. Pejabat Dinas Sosial setempat belum mengetahui alasan bansos belum turun. Mereka mengaku sebatas mengajukan ke tingkat pemerintah pusat [Kemensos].

Malah, katanya, bukan hanya warga DTKS RW 032 saja yang belum menerima bantuan, tapi ribuan warga DTKS se-Kota Bekasi, juga belum dapat bantuan. “Bukan hanya dari RW 032 saja pak yang belum dapat, tapi ribuan se Kota Bekasi,” kata satu pejabat Dinas Sosial Kota Bekasi.

Berdasar catatan DTKS Dinas Sosial Kota Bekasi, dari 9 warga RW 032 Bojong Rawalumbu, terungkap 5 orang di antaranya sudah dapat Bantuan Sosial Tunai (BST) Rp300 ribu/bulan/keluarga. Satu orang mengaku dapat bantuan rutin sembako setiap bulan. Sedangkan 3 orang lagi, termasuk Siswoyo Hadi Saputro belum dapat bantuan apapun dari pemerintah, tapi namanya masuk DTKS.

Sekadar diketahui bahwa Siswoyo Hadi Saputro sejak beberapa tahun lalu menderita stroke. [sir]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *