POSKOTA.CO – Puluhan orang tua murid SDN Pondok Cina 1 yang kebanyakan emak emak mengeruduk gedung DPRD Kota Depok meminta perlindungan anak mereka yang ingin melakukan Kegiatan Belajar dan Mengajar (KBM) di gedung sekolah Jl. Raya Margonda, Kelurahan Pondok Cina, Beji terkait adanya surat himbauan dari Dinas Pendidikan (Disdik) Depok selama beberapa hari untuk melaksanakan KBM secara virtual dirumah.
“Kami perwakilan sekitar 362 murid mulai kelas 1 hingga 6 mendatangi gedung DPRD Depok untuk meminta perlindungan dan perhatian anggota dewan yang terhormat sebagai wakil rakyat orang Depok terkait nasib anak atau siswa mendapatkan pendidikan yang aman dan nyaman,” kata koodinator orang tua murid Ecy Tuasikal saat dialog dengan anggota DPRD Komisi D, Hj. Kiki Nuroji, Jumat (11/11).
Nasib ratusan murid yang tidak jelas setelah ada rencana lahan bakal diruislagh jntik Masjid Agung Depok dan harus belajar baij melalui virtual maupun dipindah ke gedung SDN Pondok Cina 3 dan 5 sangat memberatkan dan membuat resah terlebih setelah adanya proyek pembuatan trotoar Jl. Raya Margonda lebih tinggi dari jalan masuk maupun keluar ke sekolah tersebut.
Adanya rencana ruislagh atau lainnya, ujar dia, orang tua murid tidak keberatan bahkan mendukung program Pemkot Depok tapi harusnya sebelum ada lahan atau gedung pengganti kegiatan KBM ratusan siswa tetap dapat belajat dengan tenang di lokasi itu.
Menanggapi keluhan orang tua murid SDN Pondok Cina 1, anggota DPRD Komisi D, Hj. Kiki Nuruji, menegaskan semua kegiatan pembangunan yang berdampak ke masyarakat banyak atau kepentingan banyak orang seharusnya melalui musyawarah atau pendekatan terlebih dahulu.
Tentunya harus terlebih dahulu mempersiapkan apa hang dibutuhkan bukan main pindah tanpa ada relokasi yang baru, ujarnya menambahkan termasuk kasus SDN Pondik Cina 1 terkait relokaliaasi lahan. “Saya minta dan berharap ratusan siswa SDN Pondok Cina 1 hari Senin lusa tetap masuk sekolah di gedung tersebut,” ujarnya.
Hal serupa dikatakan Wakil Ketua DPRD Depok, Hendrik T Allo, silahkan menyampaikan masalah ke gedung ini. “Ini kan gedung milik rakyat,” tuturnya saat menerima orang tua murid yang datang ke gedung DPRD kawasan GDC Depok. (anton)







Komentar