JAKARTA – Kepengurusan Ikatan Keluarga Kalimantan Barat (IKKB) di DKI Jakarta periode 2026-2031 resmi dikukuhkan di The Tavia Heritage Hotel, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Pengukuhan dilakukan oleh Ketua Dewan Pembina IKKB Osman Sapta Odang (OSO) dihadiri Gubernur DKI Pramono Anung dan Gubernur Kalbar Ria Norsan.
Pengukuhan pengurus dengan susunan Ketua Umum IKKB Dean Arslan, Ketua Harian IKKB Budi Siswanto dan sejumlah pengurus lainnya juga Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) RI, Maman Abdurrahman. OSO berpesan kepada pengurus IKKB untuk lima tahun ke depan agar mendukung program pembangunan di Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengapresiasi kekompakan panitia dalam penyelenggaraan acara. Sebab, kekompakan ini menjadi modal penting dalam menjalankan organisasi ke depan. “Saya sering menghadiri acara seperti ini. Namun, menurut saya, ini yang paling kompak dibandingkan dengan daerah lain, meskipun wilayahnya lebih besar, belum tentu panitia maupun pengurusnya bisa serapi ini,” tegas Pramono dalam sambutannya, Minggu (3/5) malam.
Ia menyampaikan selamat kepada jajaran pengurus IKKB periode 2026-2031 dan berharap mereka dapat menjalankan amanah dengan baik serta memperkuat sinergisitas dengan Pemprov DKI Jakarta.
“Saya ucapkan selamat kepada pengurus IKKB yang baru. Ini bukan tugas yang mudah, tetapi sangat mulia. Saya berharap kita bisa bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemprov DKI Jakarta,” terang Pram. Ia berkeinginan membuka peluang kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta dan IKKB, termasuk dukungan bagi pengembangan organisasi. “Saya siap membantu pembangunan fasilitas IKKB di Jakarta,” sambungnya.
Ia juga menyoroti peran strategis Kalimantan Barat bagi Indonesia, terutama dalam kontribusi sumber daya alam. Pramono berharap, Kalbar dapat terus meningkatkan kapasitas fiskalnya, termasuk melalui peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). “Saya tahu Kalimantan Barat memiliki peran signifikan bagi bangsa ini. Banyak sumber daya alam yang mengalir ke pusat. Mudah-mudahan ke depan APBD dan PAD-nya bisa meningkat,” harapnya.
Ketua Umum IKKB periode 2026-2031, Dean Arslan mengaku akan mengemban amanah yang diberikan dengan sebaik-baiknya. “Saya mengajak semua komponen dari Kalbar untuk dapat terus memberikan kontribusi positif dalam berbagai aspek kehidupan,” imbuhnya.
Ketua Harian IKKB periode 2026-2031, Budi Siswanto menambahkan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. “IKKB ini sudah ada sejak tahun 1955. Diaspora Kalbar yang ada di Jabodetabek khususnya Jakarta cukup banyak, sekitar 100 ribuan. Lebih dari 90 persen itu ber-KTP DKI Jakarta. Artinya punya kepentingan yang sama di satu sisi, tidak meninggalkan kebudayaan daerahnya, tapi juga sebagai warga Jakarta, seperti yang tadi disampaikan, diamanatkan oleh orang tua kita, Pak Osman Sapta Odang,” beber Budi.
Ia menginginkan agar IKKB tetap harus memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan dan mendukung pemerintahan Provinsi DKI Jakarta. “Juga tidak lupa untuk tetap mengingat berkontribusi dengan yang bisa disenergikan untuk membangun kampungnya dari Kalimantan Barat,” jelasnya.

Gubernur Kalbar, Ria Norsan menaruh harapan besar kepada IKKB sebagai wadah yang menyatukan etnis di Kalbar untuk terus memberikan kontribusi positif untuk daerah dan bangsa Indonesia. “Saya menginginkan IKKB dapat berkiprah menjaga persatuan seluruh etnis di Kalbar dan memberikan kontribusi dalam berbagai bidang pembangunan,” kata Norsan.
Sementara itu, Ketua Perhimpunan Tionghoa Kalimantan Barat Indonesia, Yordanus (Djong Se Min) menegaskan, IKKB menjadi harapan sebagai wadah untuk bersinergi dan berkolaborasi. “Marilah kita berkolaborasi untuk terus memajukan Kalbar ini. Untuk itu, sangat penting bagi kita untuk terus memupuk persatuan,” ucapnya.
Yordanus sangat mengapresiasi Budi Siswanto yang saat ini diberikan amanah sebagai Ketua Harian IKKB dan berharap dapat melaksanakan tugas ke depan dengan sebaik-baiknya. “Pak Budi ini saya sudah kenal baik, beliau juga sangat intens tentang hal ini. Saya berharap Pak Budi dapat merangkul semua pihak, suku dan etnis di Kalbar untuk memberikan manfaat bagi daerahnya dan Indonesia,” pungkasnya. (jo)







Komentar