oleh

Meski Masih Terkendala, Proyek Tol Cijago Seksi III Depok Optimis Selesai Tepat Waktu

POSKOTA.CO – Proyek lanjutan Jalan Tol Cinere-Jagorawi (Cijago) Seksi III Kukusan-Cinere penyelesaian dikhawatirkan bakal molor, karena dari 12 pemilik lahan bidang tanah ada dua pemilik bidang tanah hingga sekarang masih menolak besarnya nilai ganti rugi yang telah ditentukan pemerintah pusat.

“Ada dua orang pemilik lahan dari 12 orang pemilik bidang lahan masih menolak ganti rugi yang telah ditentukan untuk 10 orang lainnya ada yang dikonsinyasi dititipkan di Pengadilan Negeri (PN) Depok, 2 bidang lahan tidak dikenal, 2 lahan bidang wakaf dan 2 bidang lahan sengketa keluarga,” kata Direktur Utama PT Trans Lingkar Kita Jaya (TLKJ) Hilman Muchsin, Selasa (26/4/2022).

Melihat atau merujuk dengan kondisi di lapangan tentunya kegiatan proyek pembangunan Jalan Tol Cinere-Jagorawi (Cijago) Seksi III kemungkinan tak sesuai target selesai Oktober 2022, karena harus menyelesaikan persoalan ganti rugi di lapangan untuk menyelesaikan proyek Jalan Tol Seksi III Cijago yang akan menghubungkan kawasan Kukusan-Tanah Baru-Krukut agar tersambung nantinya ke Jalan Tol Depok Antasari (Desari) akhir Mei 2022 mendatang.

Menurut Hilman, ada empat bidang lahan di kawasan Krukut yang akan dikonsinyasikan atau uang ganti untung dititipkan ke pengadilan. “Ada beberapa titik lahan yang masih belum terbebaskan di wilayah Limo, Cinere dan Gaplek yang tersambung dengan Jalan Tol Serpong-Cinere,” tuturnya sembari menambahkan, walaupun di lapangan kegiatan pembangunan proyek Jalan Tol Cijago Seksi III berjalan lancar meskipun mengalami sejumlah hambatan di beberapa titik pembebasan lahan sengketa dan wakaf.

Percepatan pembangunan Jalan Tol Cijago Seksi III, dari ruas Kukusan-Krukut yang tersambung dengan Jalan Tol Desari diharapkan dapat selesai akhir Mei 2022 dan beroperasi Juni 2022, ujar Hilman, untuk ruas Krukut-Limo-Cinere dan tersambung dengan Jalan Tol Serpong dapat selesai Oktober 2022 dan beroperasi pada November 2022. “Yang jelas proyek Jalan Tol Cijago Seksi III sepanjang 5,44 km yang akan menyambung ke Jalan Tol Desari selesai tepat waktu,” tandasnya.

Sementara itu, Asisten Deputi Infrastruktur Dasar, Perkotaan, dan Sumber Daya Air (Asdep IDPSDA) Kementerian PUPR Rahman Hidayat saat meninjau proyek Tol Cijago dan Tol Serpong, yakin bahwa masalah progres pembebasan yang masih terkendala maupun pembangunan konstruksinya.
Keberadaan Jalan Tol Cijago yang terhubung ke Jalan Tol Desari dan Jalan Tol Serpong akan berdampak positif dalam mengurangi kemacetan di ruas tol lain dan memperlancar mobilitas warga Depok, Tangerang Selatan (Tangsel) dan Jakarta.

“Tentu diharapkan tersambungnya ke tiga tol tersebut dapat menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi bagi wilayah di sekitarnya,” imbuhnya seraya menambahkan, pemerintah pusat terus mendukung penuh apabila ada masalah yang perlu ditangani, terutama masalah pembebasan lahan yang beberapa titik masih bermasalah, apalagi ini berhubungan dengan PSN yang mengharuskan kita bahu-membahu agar penyelesaiannya sesuai target. Kami akan terus monitoring percepatan pembangunan Jalan Tol Cijago Seksi III ini. (*/anton)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *