POSKOTA.CO – Kepolisian Sektor (Polsek) Parungpanjang mengambil tindakan menutup sumur yang mengeluarkan gas di Serpong Garden Village.
Keputusan Polsek Parungpanjang menutup sumur di salah satu rumah warga yang yang mengeluarkan gas ini, sebagai langkah antisipasi. Sumur yang awalnya ditujukan untuk membangun sumur air ini berubah mengeluar gas yang dapat menimbulkan kebakaran jika ada percikan api.
RH, pemilik rumah sekaligus pemilik sumur mengatakan, sejak Sabtu (26/2/2022), ia merasa aneh dengan sumurnya yang mengeluarkan aroma gas. Ia lalu melapor ke pengurus RT dan Polsek Parungpanjang. Petugas kepolisian yang tiba sekitar pukul 19.30 WIB, lalu memutuskan, agar sumur ditutup secara permanen, demi mencegah hal-hal lain yang timbul.
Kapolsek Parungpanjang Kompol Wagiman kepada wartawan, Selasa (1/3/2022), mengatakan, kejadian sumur mengeluarkan gas ini bermula saat RH, warga perumahan Serpong Garden Village mengebor sumur untuk mendapatkan air bersih demi keperluan keluarga.
Saat kedalaman sumur sudah mencapai 40 meter, tiba-tiba gas muncul. Bau gas yang sangat kuat, membuat penggali menghentikan aktivitasnya. “Setelah dilakukan pengeboran mencapai kedalaman kurang lebih 40 meter, tiba-tiba keluar gas, bau menyengat dan suara bergemuruh, sehingga pengeboran segera dihentikan,” kata Kompol Wagiman.
Petugas yang datang mengecek lokasi, lalu berdialog dengan pemilik rumah dan menyarankan, agar lokasi sumur tersebut ditutup. “Hingga akhirnya malam itu juga, petugas menutup sumur tersebut secara permanen,” tegas Kompol Wagiman. (*/yopi)







Komentar