oleh

Ketua DPRD Depok Kritisi Kepemimpinan Wali Kota Supian Suri

DEPOK – Hasil program kerja Pemerintah Kota (Pemkot) Depok di bawah kepemimpinan Wali Kota Supian Suri tahun 2025 di antaranya sektor pendidikan, kesehatan dan perekonomian sudah memiliki kebanggaannya atas pencapaian hasil walaupun pihaknya tetap mengritisi di lapangan.

“Indeks Pembangunan Manusia ada tiga komponen yaitu pendidikan, kesehatan, dan ekonomi terus meningkat bahkan menduduki posisi kedua atau ketiga se-Jawa Barat termasuk tingkat kemiskinan berada di peringkat keempat terendah nasional,” kata Ketua DPRD Kota Depok, Ade Supriyatna didampingi Rusdy Nurdiansyah, Ketua PWI Depok, Rabu (5/11).

Pemkot Depok sesuai program yang dijanjikan saat Pilkada tahun 2024 tentunya memiliki tanggung jawab besar menjalankan sektor-sektor pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, sosial, dan kesejahteraan rakyat.

Menurut dia, perbaikan pelayanan publik yang dilakukan pemerintah setiap tahun telah memberikan hasil nyata bagi warga Kota Depok walaupun masih ada kekurangan dalam praktiknya.

Program sorotan yang menjadi perhatian masyarakat Depok yaitu rencana pembangunan Masjid Al Quddus di ex lahan SDN Pondok Cina Margonda dengan dana sebesar Rp 20 miliar yang sudah digodok dan disetujui Gubernur Jawa Barat beberapa tahun lalu namun mendadak hilang dalam rencana tersebut. 

Kebijakan publik yang dirumuskan seorang politikus memang tak mungkin lepas dari subjektivitas berdasar nilai-nilai kejuangan parpolnya. “Namun, politisi yang telah menjadi pejabat publik, disumpah di depan publik, ini sudah confirmed menjadi negarawan. Sehingga dalam pikirannya adalah bagaimana melayani seluruhnya tanpa terkecuali,” tegas Ade.
 
Walaupun rencana pembangunan Masjid Jami Al Quddus sudah tertuang dalam dokumen negara, kata Ade, pemimpin yang akan datang menghormati apa yang sudah direncanakan dan yang sudah dilakukan pemimpin terdahulu. “Begitu pula, pemimpin terdahulu juga menghormati keterpilihan pemimpin baru,” ujarnya. 

Sementara itu, Ketua PWI Kota Depok, Rusdy Nurdiansyah, menilai Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) di Kota Depok dalam hal kemerdekaan pers sudah cukup baik. “Saya memberikan angka 85-90 ketika menjawab survei IDI yang dilakukan Pemkot Depok. Tidak ada ancaman atau intimidasi serius terhadap pers dalam menjalankan tugasnya. PWI dan Pemkot Depok juga bermitra dengan baik, namun pers tetap kritis dan bertanggungjawab,” tuturnya.

Rusdy berharap kedepannya sebaiknya semua program-program pembangunan yang hendak di jalankan serta permasalahan yang timbul dapat disampaikan dengan menggelar diskusi bersama PWI Kota Depok.  (anton/jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *