POSKOTA.CO – Kondisi kecilnya sejumlah ruas jalan di wilayah Cinere, Limo dan Krukut yang menjadi salah satu jalan alternatif warga Depok setelah keluar dari Jalan Tol Depok-Antasari (Desari) mendapatkan perhatian serius dari Wakil Ketua DPRD Kota Depok.
“Kecilnya sejumlah ruas jalan di wilayah Krukut, Cinere dan Limo yang dikeluhkan pengguna kendaraan dan warga sekitar menjadi perhatian serius serta harus ditangani secepatnya, ” kata Wakil Ketua DPRD Kota Depok H Tajudin Tabri, Selasa (15/3/2022).
Kondisi sempit atau kecilnya jalan lingkungan yang menjadi jalan alternatif warga Kota Depok setelah maupun ingin melalui Jalan Tol Desari dikeluhkan warga dan pengguna kendaraan karena hampir setiap saat terjadi penumpukan serta kemacetan lalu lintas.
Warga sekitar tidak dapat melalui jalan lingkungan sejak dibukanya pintu Tol Desari di kawasan Limo, yang tentunya dapat mengganggu aktivitas sehari hari dan perekonomian warga sekitar.
“Keluhan itu menjadi salah satu persoalan serius yang harus ditangani Pemkot Depok termasuk anggota DPRD Depok untuk mengajukan usulan pelebaran beberapa ruas jalan lingkungan di kawasan tersebut,” tutur H Tajudin Tabri yang juga politisi Partai Golongan Karya (Golkar).
Permasalahan di wilayah dapil BCL adalah masih banyak jalan yang sempit, terutama di wilayah Krukut di sekitar underpass Tol Desari yang mengakibatkan kemacetan yang cukup parah. “Jelas hal ini harus secepatnya dicarikan solusi, agar para investor dapat segera melirik wilayah BCL,” tutur Tajudin.
Terkait tahun politik 2024, ujar Tajudin, tentunya seluruh simpatisan, anak ranting, kader, anggota dan pengurus Partai Golkar Kota Depok terus berbenah dan bersiap diri menghadapi tahun 2024 melalui koordinasi hingga ke akar rumput di wilayah BCL. “Paling tidak di tiga wilayah dapil BCL, Cilodong-Tapos, dan Sawanga-Bojongsari-Cipayung) masing-masing akan mendapatkan tiga kursi,” imbuhnya. (*/anton)







Komentar