oleh

Hampir 4 Bulan Jalan Perbatasan Cipayung dan Sawangan Terputus akibat Banjir

DEPOK – Hampir sekitar empat bulan arus lalu lintas Jalan Mawar Raya yang menghubungkan kawasan Cipayung dengan Sawangan terputus akibat luapan air Kali Pesanggrahan.

“Memang sejak empat bulan ini ada dua alat berat dan satu ekskavator. Setiap hari melakukan pengerukan lumpur dan sampah buangan yang menyumbat aloran air Kali Pesanggrahan tapi itu belum cukup dan memadai,” tutur Supriyadi, warga Bedahan, Kecamatan Sawangan terkait genangan air yang memutuskan jalur jalan alternatif Kampung Bulak Barat, Kelurahan Pasir Putih, Sawangan, Kamis (2/5).

Selama empat bulan ini warga harus mencari jalan alternatif lain yang jaraknya cukup jauh. Belum lagi beberapa rumah warga yang mengungsi akibat rumahnya kebanjiran luapan air Kali Pesanggrahan.

Menurut Supriyadi, kondisi cerah saja kawasan tersebu kerap kebanjiran jika ada air kiriman dari Bogor, apalagi cuaca hujan di Bogor dan Depok praktis jalan tersebut tidak dapat dilalui kendaraan baik roda dua maupun roda empat. “Banjir atau genangan akibat luapan air Kali Pesanggrahan bukan cerita atau berita baru di kawasan tersebut,” tuturnya. Dia  berharap ada kerja nyata di lapangan bukan hanya permintaan maaf saja dari Pemkot Depok.

Ketua RT 04/08, Kelurahan Cipayung, Naserih,  mengaku di lokasi banjir masih ada genangan air walaupun ada dua alat berat dan ekskavator bekerja mengeruk lumpur atau sampah agar air dapat memgalir lancar.

“Penyebab banjir karena ada penyempitan badan Kali Pasanggrahan. Sampah dari pembuangan itu gak bisa padat, terus turun ke badan Kali Pasanggrahan jadi air tidak ada celah air buat ngalir,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Depok, Indah Citra Yulianty, mengatakan  pihak Pemkot Depok sejak lama sudah menurunkan alat berat di lokasi tersebut untuk memperlebar badan kali serta menghalau sampah  yang kerap tersangkut di badan jembatan jalan alternatif tersebut.

“Memang sudah ada program untuk meninggikan badan jalan dan jembatan,  termasuk memperlebar badan kali serta membuat tanggul pembatas namun perlu adanya anggaran yang cukup.besar. Sekarang Pemkot Depok hanya berupaya melakukan pengerukan, penyodetan dan membuat tanggul sementara saja agar dapat mengurangi banjir luapan air Kali Pesanggrahan setiap saat,” ujarnya. (anton/ta)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *