oleh

Antisipasi Tawuran Antarwarga, Pemprov DKI Jakarta Bangun Sejumlah Sasana Tinju di Fasilitas Publik

JAKARTA – Guna antisipasi aksi tawuran antarkampung yang bikin resah warga, Pemprov DKI Jakarta bakal membangun sasana tinju di sejumlah fasilitas publik. Salah satu yang sedang dibangun adalah di kolong Flyover Kampung Melayu, Kelurahan Bali Mester, Jakarta Timur.

Pembangunan sasana tinju di kolong Flyover Kampung Melayu, Kelurahan Balimester, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur saat ini sudah memasuki finishing. Biaya pembangunan sarana yang terdiri dari dua ring tinju tersebut berasal dari dana CSR sebuah perusahaan.

Hingga saat ini progres pembangunan sudah mencapai sekitar 75 persen dan mulai menginjak tahap finishing. “Pembangunan saat ini memasuki tahap penyelesaian, tinggal menunggu pemasangan dua ring tinju beserta sejumlah perlengkapan latihan,” kata Asisten Pemerintahan Kota Jakarta Timur, Bambang Pangestu Aldryan di lokasi, Selasa (6/10).

Bambang menjelaskan, sasana tersebut nantinya dapat langsung digunakan masyarakat setelah ring tinju dan perlengkapan pendukung terpasang. 
“Saat ini, area sasana sudah dilengkapi pagar pengaman dengan luas sekitar 10×40 meter,” terangnya.

Menurutnya, area itu semula direncanakan untuk menampung sarana olahraga tinju dan Muay Thai. Namun, rencana tersebut kemudian disesuaikan agar kedua jenis olahraga memiliki arena masing-masing.
“Tadinya mau dibikin juga Muay Thai. Tapi gak mungkin dalam satu arena kita jadikan satu. Nanti yang Muay Thai kita bikin lagi, akan kita cari lagi CSR yang lain di sebelahnya,” ungkapnya.

Ia menuturkan, sasana tersebut akan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, seperti lampu sorot, CCTV, dan Wi-Fi. Sementara itu, toilet umum di sekitar lokasi sudah tersedia sejak sebelumnya.
Bambang menambahkan, setelah beroperasi, pengelolaan dan perawatan sasana akan ditangani Pemerintah Kota Jakarta Timur.

Sementara itu, teknis pelatihan akan diserahkan kepada komunitas pemuda atau komunitas tinju di Jakarta dengan dukungan Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina). “Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi wadah pembinaan atlet tinju potensial di Jakarta Timur,” ucapnya.

Sementara itu, salah seorang warga, Andi merespons positif pembangunan fasilitas olahraga tersebut untuk bisa dimanfaatkan khusunya generasi muda.
“Lebih baik mereka diarahkan dan difasilitasi berkegiatan positif agar tidak lagi tawuran maupun perilaku tidak baik laiknya,” tandasnya. (jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *