oleh

Gegara Tak Ada Biaya, Novita Akhirnya Putus Sekolah

POSKOTA.CO – Novita (12 tahun), tak dapat menahan kesedihan dan air mata karena harus putus sekolah lantaran tak punya biaya. Ia berharap agar keinginannya bersekolah bisa tercapai dengan meminta bantuan pada pemerintah.

“Saya sudah berhenti sekolah pak, karena sekolah di swasta biaya mahal dan tak mampu membayar, makanya saya berharap pemerintah dapat membantu,” kata Novita yang ditemani Riska (35) sang ibunda.

Menurutnya, kondisi keuangan yang tak karuan ini sejak kedua orang tuanya berpisah. Sang ibu harus banting tulang menjadi tukang cuci dan setrika di tempat dia tinggal.

Keterbatasan ekonomi dan penghasilan pas-pasan membuat ia tak mampu membayar uang sekolah.

“Ya, memang anak saya sudah tak bersekolah lagi pas kelas satu SMP tahun ini, karena tak punya biaya bayaran sekolah,” cetus Riska.

Sebenarnya, dirinya sangat sedih melihat sang anak tak sekolah, tapi mau dibilang apa, karena untuk makan sehari-hari saja masih kurang.
“Mudah-mudahan ke depan ada perhatian buat anak saya. Sedih rasanya melihat anak tak sekolah,” sahut si ibu yang tercatat sebagai warga Jalan Cemara, Lagoa Koja, Jakarta Utara.

Menanggapi hal ini, Momon Sulaiman kabid SD dan SMP Pemprov DKI Jakarta, pihaknya akan segera menindaklanjuti dan mencarikan sekolah serta menyelesaikan permasalahan yang dialami Novita siswa yang putus sekolah ini.

“Kami sudah menghubungi pihak sudin untuk secepatnya diselesaikan permasalahannya. Sebab tidak ada anak di Jakarta yang tidak bersekolah,” ujarnya.

Wali Kota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko saat dihubungi melalui pesan singkat WhatsApp, menjelaskan, pihaknya langsung meminta Sudin Pendidikan untuk mengecek serta meminta orang tua siswa membuat surat permohonan agar anaknya bisa kembali ke sekolah. (wandhy)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *