oleh

Peduli Terhadap Anak Putus Sekolah, PKBM Sinjai Siapkan Tempat Belajar

POSKOTA.CO- Berbagai Program dan kebijakan dikeluarkan oleh Pemerintah melalui kementerian pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia bahwa wajib belajar 12 tahun dalam menuntaskan putus sekolah dan buta aksara di Indonesia, baik melalui pendidikan formal maupun nonformal.

Kehadiran Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Cendekia Paripurna Bangsa di Desa Alenangka, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, yang didirikan pada tanggal 10 Januari 2021 oleh sekumpulan anak muda peduli Pendidikan untuk wilayah Sinjai dan sekitarnya.

“Diharapkan PKBM mampu berkontribusi dalam Menuntaskan putus sekolah dan buta aksara melalui pendidikan Nonformal. Ini adalah berbagai program pelayanan pendidikan dan life skill bagi masyarakat luas, diantaranya paket A, Paket B dan paket C, keaksaranan fungsional,” kata Mista, S.Pd, i. Senin (8/3/2021).

Lanjut Mista, bukan hanya itu akan tetapi, Pelatihan dan Pengembangan keterampilan masyarakat. Semua program tersebut adalah wujud kolaborasi dan sinergitas pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam menjalankan fungsi dan tujuan PKBM atau pendidikan Nonformal.

“Tujuan awal didirikannya lembaga PKBM ini adalah sebagai bentuk Kontribusi dan kepedulian mereka terhadap Masyarakat yang masih banyak putus sekolah dan buta aksara dilingkungan sekitarnya, kami berniat dengan hati yang tulus atas dasar kepedulian kepada masyarakat yang masih banyak putus sekolah serta buta aksara disekitar kami, dan berharap melalui program PKBM dapat meningkatkan keterampilan dan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan strategis ini, melalui dukungan Pemerintah dan swadaya masyarakat bersama,” tuturnya.

Diketahui, bahwa PKBM Cendekia Paripurna Bangsa ini telah mendapat izin dari PTSP dengan nomor 00166/22/04/DPM-PTSP/II/2021 kabupaten Sinjai.

Kehadiran PKBM Cendekia Paripurna Bangsa membawa pengaruh dan dampak positif bagi kualitas sumber daya manusia di kabupaten Sinjai melalui Pendidikan Nonfomal dengan kualitas pelayanan Pendidikan yang setara dengan Sekolah Formal. (jum/sir)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *