oleh

Miris Terjadi di Ibu Kota, Nabila Putus Sekolah karena Tak Punya Biaya

POSKOTA.CO – Miris terjadi di Ibukota Jakarta, lantaran tak punya biaya, Nabila sosok bocah usia 13 tahun ini tak bisa melanjutkan pendidikannya ke SMP. Sementara Karsem 45, sang ibu hanya berprofesi kuli cuci dan membantu pencuci piring di kedai warung .

Anak yatim ini sangat berharap adanya perhatian pemerintah atau uluran tangan para dermawan untuk membantunya. “Saya sedih pak! anak saya tahun ini tak sekolah ke SMP, ditambah lagi kakaknya putus sekolah kelas 3 SMP juga” kata Karsem, Minggu (17/1).

Menurutnya, sang ayah Hendra Kurnia sebulan lalu meninggal dunia lantaran sakit. Sejak saat itu dirinya tak memiliki biaya untuk sekolah-sekolah anak-anaknya.

“Bagimana mau sekolahkan anak untuk biaya hidup sehari-hati kami hanya mengandalkan di suruh- suruh warga” tungkasnya.

Sedang Nabila sendiri sedih dan malu melihat rekan sebayanya sedang belajar online.

“Saya kepingin banget sekolah, kadang malu suka diejek teman karena engga sekolah” kata Nabila yang punya cita cita jadi dokter.

Karsem yang tinggal di Kampung Batu Tumbuh,Tugu Selatan, Jakarta Utara, sangat berharap kedua anaknya kembali sekolah supaya masa depan dan cita cita anaknya tercapai.

Sementara itu Wali Kota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko mengaku akan menindak lanjuti informasi itu dan akan segera mengurus keperluannya.

“Kami akan segera tindak lanjuti dan mengurus seluruh keperluannya agar bisa melanjutkan lagi. Kami tidak mau ada anak-anak di Jakarta Utara putus sekolah dengan alasan tidak ada biaya,” terangnya. (wandhy/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *