oleh

Geber Opstibmask Tiap Hari, Ratusan Pelanggar Terjaring Satpol PP Tanah Abang

POSKOTA.CO – Tiada hari tanpa penindakan protokol kesehatan (prokes) Covid-19. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Tanah Abang ini menggeber Operasi Tertib Masker (Opstibmask) setiap hari di sejumlah lokasi pemukiman warga dan jalan protokol. Tujuannya, untuk memutus mata rantai penyebaran Coronavirus Disaese 2019 (Covid-19) di wilayah Kecamatan Tanah Abang.

Alhasil, ratusan pelanggar di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ketat terjaring karena para pelanggar ini kerapkali pura-pura atau ngeles saat terjaring petugas Satpol PP seperti, masker lupa dibawa maupun ketinggalan di rumah.

“Lupa maskernya pak Satpol PP ketinggalan di rumah. Nggak apa-apa disuruh nyapu sampah, asalkan jangan disuruh bayar denda administrasi karena lagi pandemi dan jadi pengangguran,” ujar salah satu pelanggar saat terjaring di lokasi Opstibmask, Kamis (4/2/2021).

Sementara itu, Kepala Satpol PP (Kasatpol PP) Kecamatan Tanah Abang Budi Salamun didampingi dua pengendali Satpol PP, Tajudin Hasan dan Romodon, saat dikonfirmasi POSKOTA.CO, membenarkan, petugas Satpol PP Kecamatan Tanah Abang setiap hari rutin menggelar Opstibmask untuk menindak para pelanggar yang lalai memakai masker.

Hari ini saja, kata Budi Salamun, ada sebanyak 101 pelanggar yang ketahuan pegawai Penyidik Sipil Negara (PPNS) Satpol PP Kecamatan Tanah Abang saat menjaring pelanggar prokes di lima lokasi di wilayah Tanah Abang antara lain, Jalan Kebon Kacang Raya, Pasar Palmerah Benhil, Jalan Fachrudin Blok A, Jalan Kebon Jati Blok G, Jalan Jati Pinggir Petamburan.

“Seluruh pelanggar yang disanksi hukuman kerja sosial membersihkan sampah di fasilitas umum (fasum) selama 60 menit secara bergantian dengan mengenakan rompi pelanggar PSBB. Alasannya selalu saja ngeles. Masker lupa dibawa, ketinggalan di rumah dan ada juga masker dipakai di bawah dagu dan mulut,” jelasnya. (van)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *