oleh

Puluhan Pelanggar Masker Terjaring Opstibmask

POSKOTA.CO – Gegara masker melorot ke bawah dagu, emak-emak semok yang sedang melintas di kawasan Jalan Petemburan Tanah Abang ini terjaring Operasi Tertib Masker (Opstibmask) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Tanah Abang, Senin (19/7/2021).

“Lupa masker nya nggak ke bawa Pak Satpol karena terburu-buru mencari keponakan disuruh ke warung untuk membeli bumbu masak malah ngelayap kemana tahu,” ucapnya.

Selain itu, pelanggar berambut pirang juga terciduk Opstibmask, lantaran masker dikantongin dalam saku malah ketangkep razia masker.

“Buru-buru mau berangkat kerja nih Pak Satpol, masker nya ada dalam saku kenapa saya di suruh nyapu sampah,” ujarnya ngeles.

Akibat lalai dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes) berupa Alat Pelindung Diri (APD) masker, para pelanggar masker ini digiring ke posko untuk didata kemudian disanksi hukuman kerja sosial membersihkan sampah di Fasilitas Umum (Fasum).

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kecamatan Tanah Abang Budi Salamun didampingi Pengendali Satpol PP, Tajudin Hasan membenarkan, banyak nya para pelanggar masker yang mengabaikan prokes saat berkeliaran di luar rumah alasannya selalu ngeles. Padahal memakai APD masker untuk mencegah penularan virus maupun volusi udara.

“Ya begitulah, alasannya para pelanggar masker kalau nggak lupa, buru-buru dan masker dikantongin. Ada juga, pelanggar yang memakai masker melorot ke bawah dagu lupa dinaikin karena habis makan,” ungkapnya.

Dia menambahkan, seluruh pelanggar yang terjaring Opstibmask di empat lokasi antara lain yaitu, 18 pelanggar masker di Jalan KH. Mas Mansyur Kebon Kacang. 6 pelanggar di Jalan Palmerah Barat Gelora dan 17 pelanggar di Jalan Jati Petamburan RW 03 Petamburan. Lalu 12 pelanggar di Jalan Penjernihan Benhil.

“Totalnya ada 56 pelanggar yang memilih disanksi hukuman kerja sosial secara bergantian mengenakan rompi pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dengan waktu yang ditentukan,” pungkasnya. (van/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *