JAKARTA – Majelis Kaum Betawi akan memberikan gelar ‘Abang’ kepada Pramono Anung pada Sabtu (1/2/2025) ini. Rangkaian tradisi tersebut diawali dengan kegiatan ‘Nyorog’ atau mengantarkan seserahan ke kediaman Gubernur Jakarta terpilih di kawasan Cipete, Jakarta Selatan.
Ketua Wali Amanah Majelis Kaum Betawi Marullah Matali menjelaskan, tradisi Nyorog sebagai rangkaian acara Penganugerahan Gelar Kehormatan Adat Betawi kepada Pramono Anung yang dilakukan Sabtu (1/2/2025) pagi. “Pemberian gelar Abang akan disematkan khusus kepada Pak Pramono. Kalau wakil gubernur terpilih Rano Karno sudah memiliki gelar Abang sejak lama,” kata Marullah di Jakarta, Jumat (31/1/2025) malam.
Namun untuk kegiatan Nyorog, panitia tidak hanya memberikan seserahan kepada Pramono, namun termasuk juga kepada Rano. Seserahan pertama diberikan kepada Bang Rano Karno di Warung Si Doel, Jalan Karang Asri VII, Kelurahan Lebak Bulus, Cilandak Jakarta Selatan. Lalu, rombongan yang dipimpin Marullah Matali selanjutnya Nyorog ke kediaman Pramono di Jalan Haji Ambas, Kelurahan Cipete Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan.
Marullah merasa berbahagia atas kekompakan masyarakat Betawi untuk memberikan anugerah Abang kepada Pramono. “Menjadi kebanggaan tersendiri jika para anak Betawi semuanya kompak bersama-sama memberikan anugerah sebutan gelar Abang kepada gubrenur terpilih kita,” ujarnya.
Marullah berharap, dengan penganugerahan gelar Abang ini segala sesuatu yang terkait dengan kebudayaan Betawi akan lebih baik.
Sementara itu, Ketua Panitia Penganugerahan Gelar Kehormatan Adat Betawi Lutfi Hakim menambahkan penyerahan anugerah gelar Abang menjadi komitmen masyarakat Betawi untuk mengawal Pram-Doel sebagai pasangan gubernur dan wakil gubernur Jakarta lima tahun mendatang. “Masyarakat Betawi siap mengawal, mendukung, dan menyukseskan semua program-progam Bang Pram,” tandasnya.
Menurutnya, persiapan Penganugerahan Gelar Kehormatan Adat Betawi kepada Pramono Anung yang akan diupacarakan besok di Aula Pondok Pesantren Al Hamid Putra, Jalan Cilangkap Munjul, Jakarta Timur, sudah dilakukan dengan sebaik-baiknya. Pada persiapan ini turut dihadiri sejumlah tokoh Betawi, termasuk mantan Gubernur Jakarta Fauzi Bowo selaku ketua Dewan Adat Majelis Kaum Betawi.
Sebagaimana diketahui, jadwal pelantikan Pramono-Rano yang sedianya dilakukan pada Kamis 6 Februari 2025 diundur. Ketua DPRD Jakarta Khoirudin menyebutkan pelantikan di Istana Negara diundur antara tanggal 18 sampai 20 Februari. “Kami masih menunggu pengumuman selanjutnya dari pemerintah pusat. Usai pelantikan nanti, Gubernur baru akan membacakan pidato di ruang rapat paripurna gedung DPRD,” jelas Khoirudin. (jo)







Komentar