JAKARTA – Kebakaran melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Kapuk Muara Utara III RT 17/04 Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara (Jakut), Kamis (8/10). Sebanyak 36 bangunan terdiri dari 26 rumah dan 10 lapak hangus terbakar. Sebanyak 22 kepala keluarga dengan 45 jiwa kehilangan tempat tinggal.
Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran dari warga ke command center sekitar pukul 06.15 WIB.
Sebanyak 21 unit mobil pemadam dengan kekuatan 105 personel langsung kami kerahkan ke lokasi. Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 06.20 WIB dan mendapati kondisi api sudah membesar. Petugas kemudian langsung melakukan penanganan untuk mencegah api merambat ke bangunan lain.
“Setelah sekitar satu jam penanganan, api berhasil dikuasai. Selanjutnya dilakukan proses pendinginan mulai pukul 07.58 dan seluruh proses pemadaman dinyatakan rampung sekitar pukul 10.23,” kata Gatot.
Gatot menjelaskan, kebakaran menghanguskan area seluas sekitar 5.000 meter persegi. Sebanyak 10 lapak dan 26 rumah tinggal terdampak kebakaran tersebar di dua RT yaitu di RT 15 terdapat 15 rumah yang terdampak, sedangkan di RT 17 terdapat 10 lapak dan 11 rumah.
Menurut Gatot, berdasarkan keterangan saksi, kobaran api pertama kali terlihat membesar sekitar pukul 05.30 WIB dari salah satu lapak milik warga. Api kemudian merambat ke bangunan di sekitarnya.
Dalam penanganan kejadian tersebut, petugas bersama warga berhasil mengevakuasi sedikitnya 45 jiwa dari 22 Kepala Keluarga (KK). Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. “Penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian,” ucap Gatot.
Sementara itu, Lurah Kapuk Muara, Aditya Riski Primianto menambahkan, jajarannya sudah turun ke lokasi untuk melakukan penanganan pascakebakaran sekaligus memastikan kebutuhan mendesak warga terdampak terpenuhi.
Pihaknya juga berkoordinasi dengan Suku Dinas Sosial Jakarta Utara, PMI Jakarta Utara, dan BPBD DKI Jakarta untuk menyalurkan bantuan tanggap darurat, seperti makanan siap saji, serta menyiapkan lokasi pengungsian bagi warga yang membutuhkan.(*/ta)







Komentar