oleh

Belum  Dapat Bansos, Jokowi Terima DTKS RW 032 Bojong Rawalumbu

POSKOTA.CO – Sejumlah nama warga RW 032 Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kota Bekasi, yang masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial [DTKS) Kota Bekasi, hingga kini belum menerima bantuan sosial [bansos], akhirnya sampai juga ke tangan pejabat Kementerian Sosial [Kemensos], termasuk Kepala Pusat data dan Informasi [Pusdatin] Kesejahteraan Sosial, Joko Widiarto, yang akrab disapa Jokowi.

Melalui Harry Hikmat, Dirjen Rehabilitasi Sosial Kemensos, menyarankan untuk menghubungi pihak Pusdatin Kesos, yang menangani bantuan sosial. Setelah dihubungi, Jokowi dari Pusdatin mempersilakan stafnya, Movid untuk menjelaskan seputar warga yang namanya dalam usulan DTKS belum mendapat bansos pemerintah c/q Kemensos.

Movid tidak menampik adanya warga DTKS yang belum menerima bansos, termasuk nama warga yang dipertanyakan pengurus RW 032 Bojong Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat. Bisa saja nama yang bersangkutan bermasalah pada NIK [Nomor Induk Kependudukan] dengan data lainnya.

Ke depan, kata Movid, sesuai perintah Menteri Sosial, Risma, tidak ada lagi bantuan katagori DTKS atau Non DTKS, tapi sudah menjadi satu. Karena itu, pihaknya terus melakukan perbaikan data menyeluruh.

Sebagaimana diberitakan, ribuan warga DTKS se-Kota Bekasi, belum memperoleh bantuan kemensos, termasuk sejumlah nama dari RW 032 Bojong Rawalumbu. Mereka menilai pemerintah pilih kasih, karena memperioritaskan distribusi bansos sembako dan uang tunai kepada warga yang terdampak Covid-19, sementara warga DTKS belum mendapat bantuan apa-apa sejak tahun 2020 lalu.

Hal itu dialami oleh keluarga Siswoyo Hadi Saputro, dengan Nomor NIK 327550501055***** dan Nomor KK 3275015060***** Ia mengaku belum mendapat bansos DTKS sesuai stiker yang diterimanya.

“Saya belum dapat bantuan apa-apa. Yang lain dapat bantuan uang tunai, tapi kok belum?” kata Ny.Siswoyo, warga RT 01 RW 032 Bojong Rawalumbu, menunjukkan stiker DTKS di pintu rumahnya.

Merespon keluhan tersebut, pengurus RW menelusuri usulan warga DTKS RW 032 Bojong Rawalumbu ke tingkat kelurahan hingga ke tingkat kota. Data dari tingkat Kelurahan Rawalumbu, sebanyak 9 nama warga RW 032 telah diusulkan untuk mendapat bantuan ke tingkat Dinas Sosial, namun info didapat bahwa bantuan untuk DTKS belum turun hingga akhir Februari 2021.

Menindaklanjuti itu, Pengurus RW 032 Bojong Rawalumbu Kota Bekasi melayangkan surat kepada Kepala Dinas Sosial Kota Bekasi, Ahmad Yani, tertanggal 22 Februari 2021, perihal mempertanyakan realisasi bantuan sosial kepada warga DTKS sebagaimana daftar nama usulan berjenjang ke Dinas Sosial.

Keterangan diperoleh, nama warga DTKS RW 032 Bojong Rawalumbu sebanyak 9 orang sudah masuk dalam daftar usulan ke Kementerian Sosial. Pejabat Dinas Sosial setempat belum mengetahui alasan bansos belum turun. Mereka mengaku hanya sebatas mengajukan ke tingkat pemerintah pusat [Kemensos].

Malah, katanya, bukan hanya warga DTKS RW 032 saja yang belum menerima bantuan, tapi ribuan warga DTKS se-Kota Bekasi, juga belum dapat bantuan. “Bukan hanya dari RW 032 saja pak yang belum dapat, tapi ribuan se Kota Bekasi,” kata satu pejabat Dinas Sosial Kota Bekasi.

Berdasar catatan DTKS Dinas Sosial Kota Bekasi, dari 9 warga RW 032 Bojong Rawalumbu, terungkap 5 orang di antaranya sudah dapat Bantuan Sosial Tunai (BST) Rp300 ribu/bulan/keluarga. Satu orang mengaku dapat bantuan rutin sembako setiap bulan. Sedangkan 3 orang lagi, termasuk Siswoyo Hadi Saputro belum dapat bantuan apapun dari pemerintah, tapi namanya masuk DTKS.

Informasi penyebab warga DTKS belum terima bantuan masih simpang siur di tingkat bawah. “Sebaiknya ada penjelasan langsung petugas terkait soal bansos DTKS,” pinta satu pengurus RW. [sir]

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *