DEPOK – Keberhasilan melalukan perubahan dan terobosan pemerintah kota (Pemkot) Depok mengelar hari bebas kendaraan Car Free Day (CFD) di Jalan Raya Margonda, Minggu (4/5) menjadi bukti adanya perubahan menuju lebih baik lagi kedepannya.
“Yang datang ribuan orang untuk bersantai, olahraga dan silahturahmi antar warga namun karena yang dipakai hanya satu jalur tentunya terlesan terlalu penuh atau padat,” kata H
Hamzah, anggota DPRD Depokndari Fraksi Gerindra, Senin (5/5).
Usulan memang dua jalur kanan dan kiri Jalan Raya Margonda daribarah pertigaan Jalan Raya Melati hingga perempatan Jalan Raya Juanda atau sebaliknya bahkan kalau bisa waktunya ditambah mulai Pk.06:00 hingga Pk. 11:00.
Pelaksanaan CFD Margonda yang baru pertama kali disambut luar biasa masyarakat Deppk, ujar H. Hamzah yang mengaku akan terus memantau dan memperbaiki kekurangan tempat duduk atau bersantai.
Ditambahkan Yetty Wulandari, Wakil Ketua DPRD Depok, kota ini memang perlu adanya perubahan dan masyarakat menantikan. “Salah satunya CFD Margonda ini. Pasal ribuan orang mau turun jalan kaki atau berolahraga,” ujarnya.
Tidak hanya ingin berolaraga, bersantai dan lainnya tapi juga memberikan kesempatan UMKM atau pedagang kecil mendapatkan penghasilan, ujarnya tinggal dikelola dengan baik saja.
Memang masih banyak kekurangan di CFD Margonda kemarin yang perlu dibenahi atau diperbaiki agar lebih ideal seperti waktu atau jam harusnya ditambah bisa sajanmulai pk 06:00 hingga Pk 12:00 dan pelaksanaan CFD Margonda seharusnya dua jalur, penataan UMKM dan lainnya.
Evaluasi memang harus dilakukan oleh Pemkot Depok, kepolisian, TNI dan Dishub Depok, imbuh dia, untuk mencari rekayasa jalur untuk mobil-mobil angkot maupun bus ingin keluar dan masuk di terminal Depok, serta ada RS di Jalan Margonda supaya bisa ada jalur lalu lintas ke rumah sakit agar tidak ada yang terganggu saat CFD Margonda berlangsung. (anton/fs)







Komentar