DEPOK – Pelebaran Jalan Enggram dan Jalan Pemuda untuk mengatasi kemacetan di ruas Jalan Sawangan tidak lepas dari peran serta warga yang merelakan sebagian tanah mereka kepada Pemkot Depok untuk dikerjakan kurang lebih enak bulan ke depan atau akhir tahun 2026 selesai dibuat.
“Kami atas nama anggota DPRD Kota Depok dan Pemerintah Kota Depok sangat apresiasi serta terima kasih ke warga sekitar yang lahan atau tanah mereka terkena pembebasan beberapa waktu lalu,” kata H. Edi Masturo, anggota Komisi A DPRD Depok, Rabu (17/6).
“Perluasan Jalan Raya Sawangan yang memang selama ini menjadi persoalan kita bersama karena kawasan itu hampir setiap hari macet dan juga menjadi janji politik pemerintah daerah waktu lalu dengan adanya peletakan bath pertama proyek Jalan Enggram – Jalan Pemuda,” katanya.
Menurut dia, pentingnya menjaga kondusifitas informasi di tengah era keterbukaan demokrasi sehingga kegiatan yang ditujukan buat masyarakat diutamakan. “Yang penting semua kegiatan pelaksanaan infrastuktur berjalan sesuai aturan,” ujarnya.
“Proyek Jalan Enggram yang panjangnya mencapai 872 meter dengan nilai untuk pembebasan lahan Rp 40 miliar dan anggaran kontruksi Jalan Rp 30 miliar diharapakan selesai dalam waktu enam bulan atau 6 Desember 2026 mendatang,” kata Edi Masturo yang juga berasal dari Partai Gerindra.
“Jika proyek jalan tersebut selesai diharapkan dapat mengurangi kemacetan hingga 80 persen,” tuturnya. Ia berharap warga yang setiap hari melintas di Jalan Enggram hendaknya mencari jalan alternatif lain jika ingin ke Jalan Sawangan.
Ditambahkan Edi Masturo, Pemkot Depok juga berupaya memperlebar pertigaan Jalan Parung Bingung dan pertigaan Jalan Raya Keadilan – Jalan Sawangan. “Insya Allah. Semua berjalan lancar tanpa hambatan untuk kenyamanan masyarakat semuanya,” tuturnya.
Selama ini Jalan Raya Sawangan baik dari Depok maupun Bojongsari setiap hari terjadi kemacetan terlebih setelah Pintu Tol Sawangan dibuka. Kemacetan terjadi karena banyaknya kendaraan keluar masuk menuju kawasan perumahan yang ada di Sawangan dan Tugu Baru. (anton)








Komentar