oleh

AHY Apresiasi Kreativitas Kampung Labirin Kebon Jukut Bogor

POSKOTA.CO – Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengajak Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berkeliling menyusuri Kampung Labirin di Kebon Jukut, Kelurahan Babakan Pasar, Kecamatan Bogor Tengah.

Putra sulung Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu pun mengaku kagum dengan kreativitas dan keramahan warga Kampung Labirin.

AHY dan istri, Annisa Pohan, tiba di Kota Bogor disambut langsung oleh Bima Arya dan istri, Yane Ardian. Mereka kemudian memulai penyusurannya dengan melintasi jembatan yang menghubungkan Jalan Riau dengan Pulo Geulis.

Tak sekadar jalan-jalan biasa, Bima Arya menunjukkan berbagai program pemberdayaan warga di Kampung Labirin yang merupakan hasil kolaborasi Pemkot Bogor dengan Yayasan Astra Honda Motor (YAHM).

Berbagai keunikan yang ada dimiliki Kampung Labirin Kebon Jukut dan ditambah warganya yang antusias terlibat, diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi di wilayah tersebut dengan pelaku ekonomi utamanya masyarakat setempat.

Bima Arya mengajak AHY menikmati serunya labirin yang tercipta dari gang-gang kecil yang menghubungkan antarrumah. Kemudian mereka singgah di titik-titik yang memiliki daya tarik, seperti menikmati kuliner khas, yakni laksa, nasi tutug oncom hingga melihat proses pembuatan emping jengkol.

Selain makanan, ada juga atraksi kesenian dari anak-anak setempat, berupa tari Jaipong, Marawis, hingga angklung dari grup Keju Nada. Dari area tepian Sungai Ciliwung juga tersedia wahana bola air dan perahu karet.

“Saya senang sekali, berbahagia saya dan istri bisa berkunjung ke Kampung Labirin di Kota Bogor. Saya mengapresiasi apa yang dilakukan di Kampung Labirin ini tentu semua atas leadership dari wali kota dan juga seluruh warga benar-benar memiliki keinginan kuat untuk menjadikan Kampung Labirin ini menjadi kampung yang memiliki daya tarik sebagai destinasi wisata,” ungkap AHY.

AHY yang juga ketua umum Partai Demokrat ini mengatakan, Kampung Labirin ini bisa dijadikan contoh di daerah lain dalam memberdayakan warganya sehingga tumbuh gairah ekonomi.

“Bisa menjadi percontohan. Kalau tadi saya mengatakan kepada teman-teman di Demokrat, yang seperti ini harus menjadi model untuk kampung, desa, kelurahan, di tempat lainnya,” ujar AHY.

“Yang menarik dari Kampung Labirin ini, walaupun padat satu sama lain tadi antar-RT, banyak sekali gang-gang, tetapi tertib, rapi, bersih, di sana sini kita melihat sudut-sudut yang semuanya tertata dengan baik. Dan yang lebih menyenangkan karena warganya ramah-ramah sekali menyambut kami, senyum, menyapa dan lain-lain. Termasuk yang kita apresiasi juga adalah kreativitas dari warganya. Dan yang juga menarik dan yang perlu kita dukung terus adalah pengembangan UMKM. Saya berharap bisa semakin maju, berkembang dan warganya semakin sejahtera,” bebernya.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto berharap bisa terus membumikan gagasan-gagasan yang selama ini didiskusikan, terutama terkait inovasi dan kreativitas anak muda hingga pemberdayaan UMKM.

“Jadi, kita itu mengalami fase yang panjang, mulai dari saya saat menjadi pengamat, beliau (AHY) masih tentara, kita diskusi. Kalau dulu peranannya diskusi, sekarang masing-masing praktek. Jadi, saya tahu mas AHY ini sangat konsern dengan inovasi anak muda, pemberdayaan UMKM. Inilah yang kita diskusikan selalu, sekarang sudah kita lakukan sama-sama. Saya berharap, Mas AHY bisa terus membumikan gagasan-gagasan yang sering kita diskusikan dulu,” ujar Bima Arya Jumat (6/6/2021).

Selain ke Kampung Labirin, agenda Bima Arya dan AHY dilanjutkan dengan diskusi santai sambil nostalgia zaman dulu, membahas isu kekinian dan agenda ke depan di Fanatic Coffee, Jalan Suryakencana dan silaturahmi ke Ma’had Nurul Fata pimpinan Habib Hasan Al Attas di Pamoyanan, Bogor Selatan. (yopi)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *