oleh

Songsong Indonesia Emas 2045, UT Siapkan Delapan Pilihan Strategi

POSKOTA.CO-Ada delapan pilihan strategi yang disiapkan Univesitas Terbuka (UT) dalam menyosong Indonesia Emas 2045. Hal itu  disampaikan oleh Rektor Universitas Terbuka, Prof Ojat Darojat, M.Bus, PhD.

“UT diberikan amanah oleh Kemendikbud, untuk mendirikan UT Cyber yang merupakan marketing galeri yang diperuntukan sebagai wadah dimana seluruh perguruan tinggi atau mata kuliah dikelola secara online dengan UT Cyber,” kata Ojat saat Media Gathering secara virtual, Selasa (2/3/2021).

Menurut Ojat, hal itu tentu  diperlukan managemen besar  guna untuk menyonsong dunia baru, Indonesia Emas 2045. Untuk itu UT telah menyiapkan delapan pilihan strategi yang meliputi :

Pertama, UT bertransformasi menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN BH). Kedua, UT meningkatkan jenis layanan akademik baik dari sisi kualitas maupun kuantitas. Ketiga, UT memilki prodi internasional dengan akreditas internasional termasuk lulusannya. Keempat, UT meningkatkan kuantitas dan kualitas SDM.

Kelima, peningkatan keefektifan sistem layanan UT dengan implementasi IT secara terintegrasi dalam bidang akademik dan non akademik. Keenam, peningkatan budaya organisasi UT agar UT menjadi organisasi yang lebih adaptif dan lebih gesit. Ketujuh, UT meningkatkan jumlah mahasiswa. Kedelapan, UT meningkatkan kemampuan mewujudkan jaringan pembelajaran dalam jaringan.

Dalam hal menyongsong Indonesia Emas 2045 guna untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, dengan cara menciptakan pendidikan yang berkualitas, baik dan tepat. UT ingin menjadi perguruan tinggi terbuka dan jarak jauh berkualitas dunia dengan indikator, UT harus mendapat pengakuan agensi internasional.

UT sendiri berdiri sudah 36 tahun dimana pemerintah sudah bertekad untuk menciptakan pendidikan berkualitas yang  dapat diakses oleh semua masyarakat

“Mereka bisa kuliah tanpa harus keluar dari domisilinya, dan UT bisa diakses siapapun dan dari kalangan manapun. Pada saat ini UT terus bekerja sama dengan perguruan tinggi dalam hal belajar daring agar dapat menciptkan kapasitas dan kualitas pendidikan yang baik,” kata Prof Ojat.

“Media gathering ini kita laksanakan secara virtual di tengah pandemi. Mudah-mudahan tidak mengurangi makna,” harapnya.

Sementara itu, Wakil Rektor UT Bidang Pengembangan Institusi dan Kerjasama, Rahmat Budiman, S.S, M Hum, Ph D mengatakan, media gathering kali ini di tengah pandemi diikuti empat kali lipat jumlahnya dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 12 media. Ini mengindikasikan bahwa pemberitaan tentang UT semakin menarik kalangan media dan masyarakat.

“Dari bidang kehumasan UT menerima berbagai penghargaan, dalam kategori media sosial dan press conferensi di tingkat pergururan tinggi terbaik. Keberhasilan ini tentu tak lepas dari peran media dalam hal memperkenalkan UT kepada masyarakat,” ujarnya. (*/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *