oleh

Tolak Melakukan Kejahatan, Petugas Keamanan Ayam Geprek di Bekasi Dimutilasi Dua Rekan Kerja

JAKARTA – Gegara menolak diajak melakukan kejahatan, AH alias Bedul dibunuh dan dimutilasi dua teman kerjanya di kedai ayam geprek di wilayah Serang Baru, Kabupaten Bekasi, beberapa hari lalu. Itulah motif di balik kasus mutilasi terhadap petugas keamanan kedai ayam geprek tersebut.

Untuk menghilangkan jejak, pelaku memotong-motong mayat korban, kemudian dibungkus plastik lalu disimpan dalam freezer tempat pembekuan ayam yang sudah dipotong. Sementara kaki dan tangan korban dipotong lalu dibuang di daerah Bogor agar potongan badan korban bisa disimpan dalam freezer.

Pembunuhan disertai mutilasi ini dilakukan dua pelaku, yakni DS alias A dan S karena sakit hati korban menolak ajakan pelaku untuk menguasai harta bos mereka berupa mobil dan motor. Saat kejadian, pemilik kedai ayam geprek itu sendiri sedang mudik Lebaran ke kampang halaman.

Kedua pelaku yang bekerja sebagai tukang masak ayam greprek bermaksud mencuri harta bosnya, tetapi dicegah korban. Pelaku akhirnya berniat menghabisi nyawa korban dan memotong-motong tubuh korban untuk menghilangkan jejak.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Iman Imanuddin mengatakan, awalnya kedua pelaku bermaksud membawa kabur mobil milik pengusaha ayam geprek itu. Namun upaya kedua pelaku gagal karena ketatnya pengamanan yang dilakukan korban.

Mereka kemudian beralih mengambil motor dan mengajak korban untuk bekerja sama. “Korban menolak ajakan para tersangka sehingga kedua pelaku membunuh korban,” kata Kombes Iman Imanuddin, usai rapat dengan Komisi III DPR RI di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (31/3/2026), sebagaimana dikutip media ini.

Saat ini, kedua pelaku sudah ditangkap dan ditahan di Polda Metro Jaya untuk proses hukum. Mayat korban pertama kali ditemukan pemilik kedai ayam geprek tersebut sepulang mudik Lebaran pada Minggu (29/3/2026) dini hari.

Ia curiga saat datang ke kedai tidak menemukan korban yang selama ini dikenal rajin dan jujur. Kecurigaan semakin bertambah karena begitu kedai dibuka dari dalam freezer mengeluarkan bau tak sedap.

Begitu alat pembeku ayam dibuka, ia menemukan bungkusan plastik berukuran besar. Ketika bungkusan itu dibuka, isinya mayat manusia tanpa kaki dan tangan. Kedua pelaku ditangkap di Desa Sindang Panji, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. (*/omi)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *