POSKOTA.CO – Dua pelaku aksi tawuran usai sahur yang menewaskan satu orang korban di Jalan Raya Duta Pelni, Kelurahan Cisalak, Sukmajaya berhasil diringkus Tim Reskrim Polsek Sukmajaya dan Polres Depok. Mereka ditangkap di dua lokasi berbeda di rumah kediamannya yaitu di kawasan Cileungsi, Kabupaten Bogor dan Jalan Raya Merapi, Depok II Timur tanpa perlawanan.
“Kami berhasil meringkus dua pelaku aksi tawuran antarremaja usai sahur yang terjadi pada Rabu (6/5/2020) setelah mendapatkan informasi dari sejumlah saksi di lapangan dan rekan remaja lain yang ikut aksi tawuran remaja,” kata Kapolres Depok Kombes Pol Azis Andriansyah didampingi Kapolsek Sukmajaya AKP J Sadjab, dan Humas Polres Depok AKP Elly Padiansari, Jumat (8/5/2020).
Keduanya berhasil diamankan tanpa perlawanan berikut barang bukti sebilah senjata tajam jenis celurit yang dipergunakan untuk aksi tawuran hingga menewaskan Adam Bajuri yang luka akibat sabetan celurit di bagian perut dan dada. Penangkapan pertama dilakukan terhadap pelaku AMM di daerah Cileungsi, Kabupaten Bogor, dan sehari kemudian pelaku RS di Jalan Raya Merapi, Depok II Timur.
Keduanya dijerat pasal berlapis yakni Pasal 160 KUHP jo Pasal 170 KUHP Jo Pasal 351 KUHP jo dalam UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951, karena masuk dalam penghasutan, pengeroyokan atau penganiyaan serta kedapatan membawa senjata tajam. “Barang bukti yang berhasil kami amankan, satu bilah celurit yang digunakan tersangka,” katanya.
Menurtu Kombes Pol Azis Andriansyah, aksi tawuran dilakukan mereka dengan cara melakukan janji melalui akun Instagram antara remaja Gang Sugutamu dan Gang Masjid, kemudian disepakati aksi tawuran di Jalan Raya Duta Pelni, Kelurahan Cisalak, Sukmajaya. “Sebelum melakukan aksi tawuran, mereka berkumpul di Sugutamu dan Gang Masjid,” ujarnya.
Dalam aksi tawuran tersebut ternyata dua pelaku yaitu AMM dan RS membawa senjata tajam jenis celurit, dan melukai salah satu korban yaitu Adam Bajuri hingga kemudian meninggal dunia saat dibawa ke rumah sakit karena luka sabetan celurit yang cukup parah di bagian dada dan perut korban. Kedua pelaku kini telah ditahan dan tengah diminta keterangan.
Melihat kondisi aksi tawuran saat usai sahur, Kombes Pol Azis Andriansyah meminta kepada masyarakat Kota Depok, khususnya orang tua untuk selalu mengawasi tingkah dan perilaku anaknya agar selalu memantau situasi maupun pergaulan diantara mereka.
“Banyak kejadian yang menimbulkan luka maupun meninggal dunia hanya karena ikut-ikutan. Tolong perhatikan dan awasi pergaulan anakanak di saat pandemi Covid-19 ini,” tuturnya. (anton)







Komentar