oleh

Sidang Lanjutan Mantan Kadinkes Sinjai, Seret Nama Baru

POSKOTA.CO – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Sinjai melanjutkan persidangan perkara dugaan pencemaran nama baik mantan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Sinjai dr Andi Suriyanto Asapa dengan terdakwa Andi Darmawansyah, yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Rizki Heber SH, Selasa (6/4/2021).

Dalam persidangan tersebut, saksi pelapor dr Anita mengungkapkan, dengan adanya potong dana kapitasi di lingkup Puskesmas Bulupoddo disepakati di waktu rapat.

Dalam rapat yang dilakasanakan di Puskesmas Bulupoddo membahas tentang dana sumbangan pembelian cinderamata kepada dr Andi Suriyanto Asapa.

“Pada saat rapat, peserta rapat sepakat ketika pembelian cinderamata kepada dr Andi Suriyanto Asapa dikumpulkan uang sebanyak Rp200 ribu yang bersumber dari dana kapitasi,” kata dr Anita. Selasa (6/4/2021).

Lanjut dr Anita, dia mengakui ketika dalam rapat yang digelar di Puskesmas Bulupoddo disepakati untuk mengumpulkan uang sebanyak Rp200 ribu per orang yang bersumber dari dana kapitasi untuk membelikan cinderamata kepada dr Andi Suriyanto Asapa di masa jabatannya selaku kepala Dinas Kesehatan Sinjai.

Pembayaran tersebut terpotong dari gaji kapitasi sebelum gaji diterima, pemotongan tersebut dilakukan oleh bendahara Puskesmas Bulupoddo.

“Ia gaji dipotong sebelum sebelum gaji diserahkan kepemilikannya. Jadi wajar ketika ada pegawai yang keberatan ketika gajinya dipotong, bisa saja karena tidak semua hadir pada saat rapat dilaksanakan. Dan jadi bisa saja tidak diketahui kalau sebelum gajinya dipotong,” aku dr Anita.

Sementara, dr Andi Suriyanto Asapa pada saat pemeriksaan sidang kedua, Selasa (30/3/2021), ia mengakui di depan persidangan ketika dirinya menerima beberapa cindramata penghargaan masa jabatan selaku kepala Dinas Kesehatan Sinjai.

“Benar pak, saya terima beberapa penghargaan, tapi bukan atas inisiatif saya. Namun saya diberikan penghargaan itu dari mantan Sekretaris Dinas Kesehatan Sinjai Irwan Suaib, sebuah gadget (Tablet Samsung-red) dan cinderamata dari Ketua Himtekes,” ungkapnya di depan persidangan sambil memperlihatkan bukti.

Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rozalina Abidin mengatakan, dalam persidangan tersebut sudah sembilan orang saksi yang sudah diperiksa.

“Saksi yang sudah hadir ada sembian orang, lanjut minggu depan masuk saksi ahli,” katanya. (jumardi)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *