oleh

Sempat Lari ke Papua Nugini, Bupati Mamberamo Tengah Akhirnya Ditangkap KPK

POSKOTA.CO-Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak yang selama ini menjadi buronan akhirnya ditangkap KPK di Abepura, Jayapura, Papua. Ricky masuk daftar pencarian orang (DPO) KPK sejak 15 Juli 2022 terkait kasus dugaan suap proyek di wilayah yang dipimpinnya.

Ricky langsung diterbangkan ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan dalam kasus yang mengantarnya ke dalam penjara. Senin (20/2/2023) siang, Ricky dengan pengawalan ketat tiba di Gedung KPK kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. “DPO KPK sudah tiba di Gedung KPK,” kata Juru Bicara KPK, Ali Fikri, Senin (20/2/2023).

Ricky tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi dalam proyek pengadaan barang/jasa di Kabupaten Mamberamo Tengah, Papua. Selain itu, Ricky juga  ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Penyidik menemukan fakta dan alat bukti adanya dugaan pengalihan hasil korupsi pada aset bernilai ekonomis. Beberapa aset milik Ricky telah disita KPK berupa delapan bidang tanah dan bangunan serta lima unit mobil.

Dalam kasus tersebut, KPK juga telah menetapkan tiga orang lainnya sebagai tersangka. Mereka adalah Direktur PT Bina Karya Raya Simon Pampang (SP), Direktur Bumi Abadi Perkasa Jusiendra Pribadi Pampang (JPP) dan Direktur PT Solata Sukses Membangun Marten Toding (MT).

Ricky sebelumnya sempat melarikan diri ke Papua Nugini saat akan dijemput paksa oleh KPK. Lembaga antirasuah itu pun telah meminta bantuan National Central Bureau (NCB) Interpol untuk mencari Ricky.(Omi/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *