oleh

Poros Muda Kecam Pelaku Rasisme di Bukit Gading Mediterania Kelapa Gading

POSKOTA.CO – Frans Freddy, selaku ketua umum Poros Muda Indonesia (PMI) yang saat ini aktif sebagai aktivis pemuda untuk keadilan masyarakat dan pemuda mengecam keras tindakan rasisme yang terjadi saat pemilihan ketua RW 016 Bukit Gading Mediterania Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada akhir Oktober lalu. Informasi ini diperoleh dari seorang warga yang tidak mau disebut identitasnya dan turut hadir saat pemilihan RW berlangsung pada 28 Oktober 2021 lalu.

Dari laporan warga, diketahui seorang pria yang tampaknya dari suku etnis T******a menyatakan dengan arogan, “Si B***k harus kalah” dan “Jangan pilih B***k itu”. Ucapan atau lebih tepatnya umpatan tersebut disampaikan karena salah satu peserta calon RW yang ikut dalam pemilihan tersebut adalah dari suku B***k.

Frans Freddy mengecam keras tindakan rasisme yang tidak layak dan tidak patut tersebut, saat dihubungi di Jakarta, Selasa (14/12/2021), dan harus diproses hukum. Ia mengungkapkan, jika peristiwa ini memang benar terjadi, maka hal tersebut dapat dikategorikan sebagai perbuatan rasisme dan patut dibawa ke jalur hukum. “Ini yang dilecehkan bukan hanya satu orang, tapi seluruh suku B***k yang ada di dunia ini,” tegasnya.

Frans menambahkan, tindakan rasisme itu adalah kejahatan yang harus diberantas. Tentu ini akan sangat berbahaya kepada teman-teman kita dan saudara kita etnis T******a yang lain yang justru sering menjadi korban rasisme dan selalu korban di negara ini. Perbuatan rasisme memang telah menjadi musuh global. Semua negara di dunia menjadikan rasisme sebagai musuh yang harus diperangi, dan tindakan rasisme seperti itu harus dihentikan.

Maka sudah selayaknya pelaku yang identitasnya belum dibuka ini untuk minta maaf. Kami menjaga identitas pelaku untuk menjaga keselamatan yang bersangkutan dari tindakan yang sama. “Maka tidak ada jalan lain, pelaku harus minta maaf atau permasalahan ini akan dibawa ke jalur hukum dan dipidana,” ujar Frans Freddy menutup komentarnya. (*/rihadin)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *