oleh

Polsek Cibinong Ungkap Curanmor Modus Anak di Bawah Umur

POSKOTA.CO – Sesama penjahat saling melindungi. Itulah yang terjadi di Cibinong, Kabupaten Bogor. Modus saling melindungi ini terjadi saat aksi dua pelaku mencuri motor warga tertangkap. Bermula dari pelaku MH (33) memanfaatkan W (23), untuk beraksi.

Ketika W tertangkap warga, MH maju dan mengaku warga setempat yang ingin menyelamatkan W yang tak lain orang suruhannya.

Namun upaya MH meloloskan rekan seprofesinya gagal, karena polisi meminta agar penyelesaian kasus pencurian ini diselesaikan di Mapolsek Cibinong.

Kapolsek Cibinong AKP I Kadek Vemil mengatakan, modus pelaku guna meloloskan diri saat tertangkap dengan mengaku anak di bawah umur.

Namun pengakuan ini, tidak membuat petugas dari Polsek Cibinong yang berada di lokasi percaya. Keduanya lalu dibawa ke kantor polisi, guna menjalani pemeriksaan.

Menurut AKP Kadek Vemil, dalam pemeriksaan di kantor polisi, diketahui jika salah satu pelaku merupakan residivis.

“Modus pelaku mengaku anak di bawah umur, tidak serta merta membuat anggota di lapangan percaya. Ternyata benar, saat di kantor polisi, ada yang residivis,” kata AKP Kadek Rabu (28/10/2020).

Kapolsek menambahkan, kedua pelaku ditangkap saat beraksi di Perumahan Puri Nirwana 1, RT 04/14, Desa Pabuaran, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

Apes bagi kedua pelaku, karena di saat beraksi, melintas petugas piket Reskrim yang sedang melakukan patroli. Saat tertangkap, pelaku MH melakukan pembelaan dengan meminta W dibebaskan, karena masih di bawah umur.

“Ada pengakuan anak di bawah umur. Namun kami tidak percaya begitu saja. Setelah kami kembangkan ternyata diketahui kedua pelaku ini berusia di atas 20 tahun. Kami ketahui dari hasil pemeriksaan ortodhontic Dokter Spesialis Gigi,” ujar AKP Kadek Vemil.

Masih kata Kapolsek, keterangan kedua pelaku diperkuat keterangan dokter, penyidik lalu mengembangkan kasus ini. Dalam pengembangan, diketahui, jika salah satunya merupakan residivis curanmor dari Bulak Kapal, Bekasi.

“Modusnya juga sama mengaku sebagai anak di bawah umur ketika tertangkap oleh polisi agar perlakuan penyidikannya berbeda,” ujarnya.

Hasil pengembangan kasus ini, polisi menyita barang bukti berupa enam sepeda motor hasil kejahatan yang belum terjual, kunci letter T bersama belasan anak kunci letter T.

Salah satu motor hasil curian yang belum terjual ini diketahui milik seorang anggota TNI.

“Bagi yang pernah merasa kehilangan sepeda motor, kami persilakan datang langsung ke Polsek Cibinong untuk kami proses sesuai dengan prosedur dan tidak dipungut biaya. Silakan bawa BPKB dan STNK motor. Nanti kami cocokkan. Jika benar, silakan bawa pulang kendaraannya,” tegas AKP Kadek Vemil.

Terkait pengungkapan kasus pencurian dengan modus anak di bawah umur oleh Polsek Cibinong ini diapresiasi Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy.

“Saya sangat mengapresiasi atas kinerja Kapolsek Cibinong dan anggotanya dalam pengungkapan kasus Curanmor dengan modus baru seperti ini. Tentunya ini patut dicontoh oleh para kapolsek lainnya,” ujar AKBP Roland Ronaldy. (yopi)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *