oleh

Polres Bogor Ungkap Praktik Prostitusi Online di Apartemen

POSKOTA. CO – Polres Bogor Kota berhasil mengungkap kasus perdagangan manusia (Human Trafficking) berikut jaringannya. Dua pelaku ditetapkan sebagai tersangka dalam tindak pidana yang berlangsung di Aprtemen Bogor Valey, Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.
Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Dhoni Ermawan mengatakan, pengungkapan kasus tindak pidana perdagangan orang oleh polisi, berdasarkan informasi yang masuk.
Dari TKP dilantai 12 apartemen ini, polisi mengamankan dua orang muncikari dan penyedia kamar.
“Yang sediakan kamar untuk berlangsungnya tindak pidana ini, sudah kami tangkap dan sedang kami periksa,” kata Kasat Reskrim Polresta Bogor Kompol Dhoni Ermawan usai apel pengamanan Ramadhan 2021 dilapangan Pusdikzi TNI AD di Jalan Sudirman, Kota Bogor Senin (12/4/2021).
Menurut Kompol Dhoni, praktik prostitusi online di salah satu apartemen di Kota Bogor dengan seorang muncikari berusia 17 tahun dan lelaki penyedia kamar di apartemen, sangat mengagetkan.
Dari dalam kamar apartemen,  Polisi menyita barang bukti berupa uang hasil transaksi, bukti jejak digital dan minuman beralkohol.
“Prostitusi online ini melibatkan seorang perempuan yang usianya masih dibawah umur. Karena muncikari masih berumur, 17 tahun, jadi kami tidak hadirkan tersangkanya. Kalau tersangka penyedia kamar inisial FA, lelaki usia 20 tahun,” kata Kompol Dhoni.
Hasil pemeriksaan sementara, pengakuan mucikari dan penyedia kamar kepada penyidik  mengaku, sudah dua bulan melakoni prostitusi online.
Dalam menjaring konsumen saat memasarkan korban, pelaku menggunakan sarana media sosial Facebook.
“Modus pelaku menawarkan wanita muda untuk dikencani sebagai seks komersial kepada lelaki hidung belang, memakai media sosial FB. Tersangka menyewa kamar di apartemen, untuk transaksi seks,” kata Kompol Dhoni.
Dijelaskan, muncikari dan pemuda penyedia kamar digerebek, di dalam kamar terdapat tiga wanita berusia muda di bawah umur. Ketiga wanita muda ini terlibat prostitusi online. (yopi/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *