JAKARTA – Siapa dalang di balik aksi pembubaran paksa diskusi Forum Tanah Air (FTA) di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan, pada Sabtu (29/9/2023), terus didalami Polda Metro Jaya.
Lima orang diduga pelaku aksi premanisme itu diamankan pihak kepolisian. Kelima yang telah diamankan, yakni FEK, GW, JJ, LW dan MDM.
Dalam aksinya mereka memiliki peran masing-masing. “FEK selaku koordinator lapangan. GW yang melakukan pengrusakan di dalam,” kata Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Djati Wiyoto, Minggu (29/9/2024), dalam keterangan pers yang didapat media ini.
Baik FEK dan GW telah resmi ditetapkan sebagai tersangka. GW juga melakukan penganiayaan terhadap satpam yang sedang bertugas.Selain itu, GW juga menyerang anggota polisi yang sedang melakukan pengamanan.
Sedangkan JJ, LW dan MDM masih dilakukan pemeriksaan. Hasil pemeriksaan diketahui, JJ ikut masuk ke dalam hotel dan melakukan pengerusakan dengan mencabut baliho-baliho yang ada di ruangan diskusi.
Begitu juga LW, dia turut serta melakukan pengerusakan dan membubarkan acara diskusi.
Menurut Brigjen Djati, Tim Polda Metro Jaya masih mendalami aksi premanisme dan mengejar pelaku-pelaku lainnya. “Kami terus melakukan pendalaman, tim masih bekerja untuk mencari para pelaku lainnya,” tegas Brigjen Djati.
Hasil pengembangan, tim penyidik sudah mendapatkan identitas para pelaku yang turut serta di dalam aksi perusakan. “Kita mintai pertanggungjawaban atas perbuatan yang mereka dilakukan,” lanjut Djati.
Tim Polda Metro Jaya hingga kini terus melakukan pendalaman dan mencari siapa yang menjadi penggerak sekelompok orang tersebut.
Polda Metro Jaya juga mendalami motif dan dalang aksi premanisme tersebut. “Kita akan lakukan screening dan profiling pendalaman terhadap para pelaku yang sudah kita amankan. Siapa yang menggerakkan mereka dan apa motifnya. Apa tujuannya,” tegas wakapolda.
Untuk diketahui, diskusi FTA dihadiri beberapa tokoh di antaranya, Din Syamsudin, Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun, Said Didu, eks Danjen Kopassus Soenarko, Marwan Batubara dan Rizal Fadhilah.
Hadir juga dalam diskusi itu Tata Kesantra dan Ida N Kusdianti selaku ketua dan sekjen Forum Tanah Air. Para pelaku merangsek masuk saat sedang berlangsungnya diskusi.
Mereka memaksa dan membubarkan diskusi serta merusak beberapa properti dan membuat kericuhan di dalam ruangan. Dua orang satpam menjadi korban kebrutalan sekelompok orang tersebut. (*/omi)








Komentar