JAKARTA-Yayasan Kemanusiaan (YK) Rombsis Indonesia menggelar Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 secara khidmat di Lapangan Museum Purna Bhakti Pertiwi, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Minggu (17/08/2026).
Upacara yang diikuti ratusan pengurus, relawan, dan mitra yayasan ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum Yayasan Kemanusiaan Rombsis Indonesia, Andi IdhaNursanty, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara.
Dalam amanatnya, Andi IdhaNursanty menegaskan bahwa peringatan kemerdekaan bagi sebuah yayasan kemanusiaan harus melampaui seremoni.

“Kegiatan ini menjadi momentum untuk menumbuhkan kembali semangat kemerdekaan dan cinta tanah air. Hari ini tugas kita berbeda. Jika dulu merdeka berarti bebas dari penjajahan, maka hari ini merdeka berarti bebas dari kemiskinan, bebas dari kebodohan, bebas dari perpecahan, dan bebas dari rasa tidak peduli kepada sesama,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ia menyoroti tantangan bangsa di era digital. Di tengah dinamika dunia dan derasnya arus informasi di media sosial, isu perpecahan, hoaks, dan intoleransi sangat mudah masuk.
“Oleh karenanya, sebagai warga negara Indonesia dan sebagai insan kemanusiaan, kita punya 3 tugas besar. Pertama, Menjaga Persatuan. Kedua, Mengisi Kemerdekaan dengan Integritas dan Kerja Nyata. Ketiga, Menanamkan Semangat Gotong Royong,” tegasnya.
Andi IdhaNursanty menekankan bahwa semangat gotong royong adalah kunci untuk mewujudkan visi besar bangsa.
“Semangat inilah yang dulu mengusir penjajah. Dan semangat inilah yang akan mengantarkan kita menuju Indonesia Emas 2045. Indonesia yang bersatu, berdaulat, rakyatnya sejahtera, dan menjadi mercusuar kemanusiaan di dunia,” lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut Ketua Umum Rombsis Indonesia Andi Idhanursanty meminta kepada para anggota dan pengurus YK Rombsis untuk mendoakan Direktur Utama PT Kartika Cipta Indonesia (KCI) Brigjen Pol. (Purn) Safriadi Cut Ali yang saat ini tengah menderita sakit. Selama ini beliau sangat banyak membantu kelancaran berbagai kegiatan YK Rombsis.
Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan perlombaan lagu-lagu kebangsaan yang diikuti oleh ibu-ibu dari Yayasan Kemanusiaan Rombsis Indonesia. Dengan mengenakan atribut bernuansa merah putih, para peserta tampil ceria dan penuh semangat.
“Melalui kegiatan hari ini, dari upacara yang khidmat hingga lomba lagu-lagu kebangsaan, saya ingin kita semua mengingat: Cinta tanah air dimulai dari rumah. Dari keluarga. Dari hal kecil yang kita lakukan untuk sesama,” tutupnya.
Peringatan HUT RI di lingkungan Yayasan Kemanusiaan Rombsis Indonesia diharapkan menjadi energi baru untuk memperkuat kepedulian sosial dan semangat gotong royong dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Merdeka!
Tentang Yayasan Kemanusiaan Rombsis Indonesia
Yayasan Kemanusiaan Rombsis Indonesia adalah lembaga sosial yang bergerak di bidang kemanusiaan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat untuk mewujudkan Indonesia yang berkeadilan dan sejahtera.
Selama ini YK Rombsis Indonesia telah banyak memberikan bantuan kepada masyarakat yang tengah mengalami kesulitan seperti pengiriman bantuan sandang dan pangan bagi korban bencana Sumatera beberapa waktu lalu serta pemberian santunan kepada ribuan anak yatim dan fakir miskin yang membutuhkan uluran tangan.
Bantuan terbaru diberikan kepada warga Nusa Tenggara .Timur (NTT) yang tertimpa bencana gempa bumi yang banyak menelan korban berupa harta benda. Bantuan yang diberikan nilainya sebesar Rp 100 juta rupiah. (fs)








Komentar