oleh

Cemburu, Pria Homo Seksual Bakar Ratusan Kios Souvenir di IRTI Monas

POSKOTA.CO – Pria homo seksual dijadikan tersangka dalam peristiwa pembakaran ratusan kios dikawasan IRTI, Monas, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakpus.

Dari hasil olah TKP serta keterangan saksi dan rekaman kamera CCTV. Pria homo berinsial WST,29,  dijadikan tersangka karena membakar 180 unit kios kuliner yang berada di dalam  di IRTI, Monas Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir,Jakpus.

“Kini tersangka WST,29, dijadikan tersangka dan langsung mendekam dibalik jeruji Polsek Gambir,” kata Wakapolres Jakpus AKBP Setyo didampingi Kapolsek Gambir Kompol Rango Siregar, Senin (4/4) siang.

Menurut Kanit Reskrim Mapolsek Metro Gambir Kompol Johan, peristiwa pembakaran kios itu Kamis (31/3) dinihari. Saat itu pria homo ini cek-cok dengan pasangannya diketahui berinsial DL alias Yanti di dalam kios miliknya (Yanti -red).

Karena kesal si pelaku kemudian membakar kain horden kios milik DL  dan pasangan homo ini kemudian keluar dari dalam kios. “Ketika pasangan homo itu keluar kain orden cepat membakar hingga menghanguskan ratusan kios kuliner.

Pelaku yang seakan-akan ikut membantu menyiram kios yang terbakar. Berkat kesigapan petugas api berangsur-angsur dapat dipadamkan. Namun   sebanyak 180 unit kios souvenir  serta 24 kios kuliner terbakar.

Petugas identifikasi Polres Jakpus yang tiba di lokasi mencurigai penyebab kebakaran ini karena ada kejanggalan. Berawal kecurigaan petugas kemudian memeriksa kamera CCTV yang terpasang disepanjang lokasi.

Dari hasil olah TKP serta kamera CCTV kelihatan si pelaku membakar kain gorden di kios milik kekasih homonya. Dari keterangan kekasih homonya itu  terungkap kalau kebakaran akibat disengaja.

Tak pelak lagi pria homo berinsial WST pada saat itu juga berhasil ditangkap polisi berikut barang bukti korek api yang dipakai membakar kain horden, Hp dan abu bekas pembakaran kain horden.

“Akibat perbuatan waria yang membakar ratusan kios, menyebabkan kerugian sekitar Rp 20 milyar dan pelaku terancam dengan pasal 187 ayat 1 KUHP dengan ancaman pidana paling lama 12 tahun penjara,” tegas Wakapolres Metro Jakpus AKBP Setyo.(silaen/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *