oleh

Buronan Kasus Judi Online Ditangkap di Filipina Akhirnya Dipulangkan ke Indonesia

JAKARTA–Buronan kasus judi onlie berisial HS (40) yang ditangkap Polri bekerjasama dengan Kepolisian Filipina akhir dipulangkan ke Idonesia. Pria ini dikenal sebagai anggota jaringan judi online situs W88 yang terhubung kesejumlah negara melarikan diri dan bersembunyi di Filipina.

Tersangka HS yang masuk daftar percarian orang ( DPO) Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri memiliki jarigan cukup luas terkait judi online diterbangkan dari Filipina ke Jakarta pada Kamis (21/11/2024). Tersangka yang mendapat pengawalan ekstra dari personel Bareskrim Polri mendarat di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten sekitar  pukul 11.30 WIB.

Kasubdit 2 Dittipidsiber Bareskrim Polri Kombes Jeffri Dian Juniarta, Jumat (22/11/2024) mengatakan, pemulangan tersangka HS alias Ahan ini setelah ditangkap pihak keamanan Filipina pada 31 Oktober 2024.

Sosok HS terungkap hasil pengembangan dari tujuh tersangka yang sebelumnya ditangkap di wilayah Batam. Kasus ini menurut Kombes Jeffri terungkap pertama kali pada Mei 2024.

Setelah dikembangkan, tim penyidik melakukan pengembangan hingga akhirnya berhasil menangkap dan memulangkan tersangka HS yang sebelumnya masuk DPO Bareskrim Polri.

Sebelumnya pihak Direktorat Cyber Bareskrim Polri berhasil mengungkap website perjudian online atau W88 pada bulan Mei lalu. “Kami telah mengamankan tujuh tersangka yang saat ini proses penyidikan sudah sampai pada sidang pengadilan di Pengadilan Negeri Batam,” ujar Kombes Jeffri.

Dijelaskan, tersangka HS memiliki peran sebagai manajer regional khusus Indonesia sebagai penerima rekening deposit dan witdhraw atau penarikan biaya pada situs W88. Website ini perputaran uang selama tiga bulan mencapai Rp1 triliun.

Untuk diketahui, pada Juni lalu penyidik Dittipidsiber Bareskrim Polri merilis pengungkapan tiga situs judi online, yakni 1XBET, W88 dan Liga Ciputra serta menangkap 18 tersangka. Diperkirakan perputaran uang dari ketiga situs tersebut mencapai Rp1,041 triliun.

Ketiga situs judi ini bisa diakses di negara-negara lain dan juga Indonesia sehingga berhubungan dengan beberapa negara.

Kegiatan perjudian pada situs 1XBET dan W88 diawali dari pendaftaran deposit para pemain member yang dilakukan didasarkan situs yang tertampil yang bisa diakses oleh masyarakat. Kemudian, setelah dilakukan deposit maka dilakukan pengiriman ke negara luar negeri.(Omi/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *