oleh

Spanduk Capres Dukungan Parpol Mulai Marak di Sejumlah Taman di Jakpus

POSKOTA.CO – Sejumlah taman di wilayah Jakarta Pusat (Jakpus) berantakan, kumuh dan kotor, akibat dibiarkan aparat pemerintah setempat alias tidak diperhatikan.

Pantauan di lapangan, taman-taman ini tidak lagi elok dipandang mata. Pasalnya, di lokasi taman-taman di wilayah Jakarta Pusat mulai marak  spanduk Partai Politik (Parpol) yang dipasang di pagar taman yang terletak di Jembatan H. Ung, Kemayoran, Jakarta Pusat.

“Kampanye pemilu 2024 belum mulai spanduk Parpol Capres 2024 bertengger di sana – sini. Bahkan, taman yang merupakan Fasilitas Umum (Fasum) jadi sasaran untuk tempat pasang spanduk. Seharusnya, petugas terkait mencopot spanduk-spanduk tersebut,” cetus Ricky (47) warga Kecamatan Kemayoran, Sabtu (5/11/2022) sore.

Lain lagi dengan taman Sentiong yang terletak di Jalan Kramat Sentiong, Kramat, Senen, Jakarta Pusat ini malah dikelilingi lapak parkir Kendaraan Roda Dua (KR2), tempat mangkal angkutan umum seperti bajaj dan becak.

Tokoh masyarakat Jakarta Pusat, Budi mengaku miris, taman-taman di Jakarta Pusat semakin tidak terawat, kumuh dan semrawut karena pemerintah setempat melakukan pembiaran.

“Lihat saja itu taman yang berada di jembatan H. Ung Kemayoran banyak bertengger spanduk Parpol jadi ajang median capres 2024. Kampanye belum mulai sudah ramai pasang spanduk yang merusak Fasum. Pada kemana penegak Peraturan Daerah (Perda),” tegasnya.

Tokoh ini berharap penyelenggara pemilu mulai dari KPU, dan Bawaslu yang sudah terbentuk di tingkat provinsi, kota dan kecamatan dapat berkoordinasi dan menertibkan spanduk-spanduk yang bertengger di Fasum seperti taman. “Masa mesti PJ Gubernur Provinsi DKI Jakarta Heru Budi Hartono yang harus turun tangan,” tandasnya seraya mengatakan, PJ Gubernur DKI diminta mengevaluasi kinerja pejabat terkait yang melakukan pembiaran.

Sementara itu, Kepala Dinas (Kadis) Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta dikonfirmasi via telepon tidak dapat dihubungi. Hal sama juga dilakukan pejabat teras di lingkungan Balaikota DKI ditanya soal taman-taman tersebut tidak merespon. (van/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *