oleh

Satnarkoba Polres Metro Bekasi Bekuk Pengedar Sabu Antarprovinsi

POSKOTA.CO- Satuan Narkoba Polres Metro Bekasi berhasil melakukan pengungkapan bandar narkoba jenis sabu yang merupakan jaringan antarkota.

Penangkapan bandar narkoba jenis sabu antarprovinsi, berawal dari adanya informasi telah terjadi peredaran narkoba yang kerap terjadi di wilayah Tambun Kabupaten Bekasi.

Berbekal informasi tersebut kapala satuan Resnarkoba Polres Metro, Kompol Dr. Budi Setiadi memerintahkan Kanit 3 Satnarkoba Iptu Usep Aramsyah untuk melakukan penyelidikan di wilayah yang diduga dijadikan peradaran narkoba jenis sabu.

“Dari hasil penyelidikan bahwa informasi tersebut tidak meleset dan selanjutnya tim Satresnarkoba dipimpin Kasat Resnarkoba dan Wakasat Resnarkoba (Kompol Josmen Sitorus) melakukan giat Penyelidikan untuk melakukan upaya ungkap dengan cara melakukan pembuntutan pelaku.”

Barang bukti sabu.

Pelaku Jati al. Ong, dibuntuti oleh petugas setelah melakukan peredaran Sabu di wilayah Tambun Kabupaten Bekasi, hingga pelaku masuk ke arah Bekasi Timur Kota Bekasi. Tidak mau buruannya melarikan diri Pelaku Jati al. Ong diamankan di Ruko plaza Bekasi Jaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Pelaku Jati al. Ong menerangkan bahwa sebagai kurir dalam menjalankan aksi, pelaku dibantu oleh Boni, akhirnya pelaku Boni berhasil ditangkap. Boni merupakan kurir yang biasa mengantar barang haram tersebut.

“Dari kedua tangan kedua pelaku diamankan tujuh paket sabu dengan total berat 146 gram narkotika jenis sabu siap edar,”ujar Kasat Narkoba Polres Metro Bekasi Kompol Dr.Budi Seitadi Jumat (15/01/2021).

Dari hasil introgasi,Budi menambahkan, kedua pelaku mengaku barang tersebut didapat dari bandar yang berada di wilayah Bandung Jawa Barat.Namun penyerahan barang haram tersebut dilakukan dengan secara sistem tempel di wilayah Tangerang Banten dan diedarkan di wilayah Kabupaten Bekasi,” tambah Dr.Budi.

kedua Pelaku mengaku sudah delapan bulan mengedarkan narkoba jenis sabu di wilayah Tambun dan beberapa wilayah lainnya di Kabupaten Bekasi.

“Kedua pelaku terancam pasal 114 ayat 2 subsider 112 ayat dua, undang undang Repubrik Indonesia nomer 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman seumur hidup,” tandas kasat narkoba polres metro Bekasi.

Sementara itu, untuk kepentingan penyelidikan kedua pelaku langsung dijebloskan ke dalam sel tahanan, sedangkan petugas masih melakukan penyidikan terhadap kedua pelaku untuk melakukan pengungkapan jaringan lainnya.(said/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *