oleh

Pengganjal mesin ATM Ditangkap, 78 Kali Beraksi di Bogor dan Bekasi

POSKOTA. CO – Seorang oknum mahasiswa kini berurusan dengan polisi, setelah aksinya menganjal mesin ATM diungkap Polsek Cileungsi.
Pelaku yang kini menjalani pemeriksaan di Mapolsek Cileungsi, kini hanya pasrah atas ancaman hukuman pidana yang menjeratnya.
Kapolsek Cileungsi, Kompol Andri Alam Wijaya mengatakan, pelaku MT, Kelahiran Desa Blambangan, Kecamatan Buaya Runjung, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan tanggal 11-12-1996 ini ditangkap atas laporan LP/B/649/VIII/2021/JBR/Res Bogor/Sektor Cileungsi, tanggal 24-08-2021.
Korban Dina Nawangsari (25), dalam laporan ke polisi mengaku, kartu ATM miliknya yang dikeluarkan salah satu bank terganjal.
Kompol Andri mengatakan, banyaknya laporan terkait kartu ATM yang bermasalah di anjungan tunai saat korban hendak melakukan transaksi, Polisi lalu melakukan penyelidikan.
Dari proses ini, tim Resmob Polsek Cileungsi berhasil melakukan penangkapan pelaku ganjal ATM di gerbang Perum Cibubur Mansion, yang beralamat di Kampung Rawahingkik, Rt 005/007, Nomor 1, Desa Cileungsi/Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.
Pemeriksaan sementara, para pelaku mengakui telah 78 kali melakukan ganjal ATM pada lokasi berbeda di wilayah Kabupaten Bogor.
“Pengakuan sementara, ada 78 TKP. Untuk wilayah Cileungsi ada 33 TKP. Gunung Putri ada 18 TKP. Citeureup ada 12 TKP dan Bekasi ada 15 TKP. Para pelaku dan barang bukti diamankan di Mako Polsek Cileungsi guna penngembangan kasus,”kata Kompol Andri Minggu (5/9/2021).
Mantan Kasat Narkoba Polres Bogor ini menuturkan, penangkapan pertama di Kampung Rawahingkik, Rt 005/007 No 1 Desa Cileungsi, Kecamatan Cileungsi ini kemudian dikembangkan petugas.
Dari pengembangan atas keterangan pelaku yang sudah lebih dulu ditangkap, polisi akhirnya menangkap lagi pelaku lain saat bersembunyi di rumah kontrakan yang ditempati oleh Faisal di Kampung Sawah, Rt 003/003 No 69, Desa Cileungsi Kidul, Kecamatan Cileungsi.
Dari rumah kontrakan milik Cadih ini, MT selaku otak utama aksi ganjal ATM ini ditangkap.
Menyusul FY alias Dobret yang merupakan rekan MT. Kedua warga Komering Ulu Selatan ini kini terancam pasal 363 KUHP.
Selain pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa, 2 TNKB sepeda motor dengan nomor polisi F 4656 FBT dan F 2521 FBK, 6  buah obeng, 1 penggaris, 3 buah power glue, 3 HP, 2 buah gergaji besi, 1 gembok, 1 botol minuman sprite, 2 plester merk Okeplast, 1 gunting, 2 lembar struk ATM BRI, 3 kartu ATM, 3 unit motor masing-masing Honda Beat dengan nomor polisi yang terpasang D 4996 AAW, Honda Vario nopol yang terpasang B 4411 FIO, Suzuki Satria nopol yang terpasang B 3892 FML dan 1 buah besi pahat.
Korban Dina Nawangsari, mahasiswi kelahiran Lampung yang kini tinggal di Kampung Tlajung, Desa Tlanjung Udik, Kecamatan Gunung Putri,  Kabupaten Bogor mengapresiasi penangkapan pelaku. (yopi/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *