oleh

Pencabul Pelajar SMP Ditangkap di Puncak, Pelaku Diancam 15 Tahun Penjara

POSKOTA. CO – Pelaku pencabulan terhadap anak di bawah umur dibekuk polisi. Aksi pelaku terhadap korban di Cibungbulang, Bogor menghantarkannya masuk ke sel prodeo Polres Bogor.

Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Siswo DC Tarigan kepada wartawan Jumat (6/8/2022) mengatakan, korban merupakan seorang pelajar  yang masih duduk di bangku SMP kelas 3.

Bahkan pelaku HS, sempat membawa korban ke puncak, Bogor. Di sebuah vila, pelaku kembali melakukan aksi hubungan badan layaknya suami istri.

Hasil pemeriksaan sementara, pelaku HS dan korban merupakan teman dekat. Kejadian pencabulan tersebut baru diketahui oleh orangtua korban yang mencari keberadaan anaknya yang tidak pernah pulang ke rumah.

Hasil penelusuran orangtua, didapat informasi dari teman – teman sekolahnya, jika korban yang masih masuk sekolah.

“Dari informasi teman-teman sekolah korban inilah, orangtuanya menjemput korban di sekolah. Saat ditanya kenapa tidak pulang, korban membuat pengakuan, bahwa selama dirinya tidak pernah pulang ke rumah, ia tinggal di rumah kontrakan yang disewa teman dekatnya yakni HS. Dan selama kenal teman HS tersebut dirinya telah melakukan hubungan layaknya suami istri beberapa kali,” kata AKP Siswo.

Pengakuan korban ini membuat kedua orangtuanya tak terima. Mereka lalu melapor ke Unit PPA (perlindungan perempuan dan anak) Polres Bogor.

AKP Siswo Tarigan mengatakan pihaknya langsung melakukan penyelidikan setelah menerima laporan terkait adanya tindakan pencabulan tersebut.

Hasilnya, pelaku HS diamankan saat sedang berada di kontrakannya. Pelaku kepada penyidik mengakui, benar ia berhubungan badan dengan korban layaknya suami istri sebanyak tiga kali.

“Pengakuan pelaku sudah tiga kali berhubungan badan dengan korban. Dua kali di rumah orang tuanya dan sekali di vila di kawasan puncak Bogor,” ujar AKP Siswo.

Atas perbuatannya pelaku HS diancam pasal 81 dan atau pasal 82 UU nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak jo pasal 64 KUHP dengan pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun. (yopi/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.